Oleh: Nurhaeni

Pesatnya kemajuan dunia pendidikan di Yogyakarta sungguh tak terelakkan, Perguruan Tinggi pun tumbuh menjamur. Selain Perguran Tinggi Negeri yang sudah terkenal dan diakui nama besarnya, di Yogyakarta juga banyak sekali berdiri Perguruan-perguruan Tinggi Swasta. Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta adalah salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta binaan dari organisasi Islam Nahdlatul Ulama. Lokasinya yang terletak di tengah Kota Yogyakarta yaitu Jalan Lowanu No. 47 Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta cukup strategis hingga mudah dijangkau oleh semua kalangan. Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta yang pembukaannya diresmikan oleh Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir pada 10 Maret 2017 ini dipimpin oleh Rektor Prof. Drs. Purwo Santoso, MA, Ph.D.

Sebagai kampus baru, Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta menawarkan 5 Fakultas dengan 11 Program Studi. Dari Program Studi yang ditawarkan tersebut, Progam Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menjadi salah satu Program Studi Unggulan, dan yang paling banyak diminati oleh para calon mahasiswa baru. PGSD Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta memiliki tujuan antara lain berkeinginan mencetak generasi pendidik professional dan berkhlakul karimah berlandaskan Ahlusunnah Waljamaah Annahdliyah.

PGSD Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta berkomitmen kuat untuk menyelenggarakan pembelajaran berkualitas. Untuk mewujudkannya maka Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta menugaskan para intelektual muda yang professional dan berkompeten dalam bidang PGSD sebagai tenaga pendidik di setiap mata kuliah yang diajarkan. Maka dengan kemampuan berinovasi, kompetensi dan kreativitas para tenaga pendidik muda itu, mahasiswa diharapkan bisa lebih merasa nyaman saat menerima materi pembelajaran.

Sebagai contoh inovasi dan kreativitas Dosen tersebut adalah dengan diberikannya tugas bagi mahasiswa angkatan 2018 semester 2 Blok 5 pada mata kuliah Konsep Dasar IPA, untuk membuat Mini Project berupa model dan eksperimen pembelajaran yang terkait dengan teori Ilmu Fisika dan Ilmu Biologi. Selain menjelaskan macam-macam komponen yang dibutuhkan untuk membuat mini project-nya, setiap mahasiswa juga harus bisa menjelaskan fungsi dan kegunaan serta keterkaitannya dengan teori ilmu yang dipelajarinya dari mini project yang dibuat tersebut. Dengan itu, mahasiswa dapat lebih jelas tentang teori-teori dalam ilmu Fisika dan Biologi. Lebih dari itu diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan ilmu pengetahuannya dari hasil pembuatan model dan eksperimen tersebut.

Yang menarik di akhir tugas pembuatan mini project tersebut, Dosen pengampu mata kuliah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membuat sebuah Science Exhibition pada hari Selasa, 21 Mei 2019, yang bertujuan untuk meningkatkan rasa percaya diri dan memberi apresiasi terhadap hasil dari tugas yang mahasiswa buat. Science Exhibition yang digelar di Lobby Kampus membuat banyak civitas akademik datang berkunjung, sehingga mahasiswa PGSD berkesempatan untuk memamerkan hasil karyanya. Bahkan, acara tersebut mendapatkan apresiasi yang sangat bagus dari Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta, Prof. Drs. Purwo Santoso, MA, Ph.D. beliau mengunjungi setiap stand yang ada dalam pameran dan memberikan penilaian terhadap masing-masing karya dari mahasiswa. Adanya kedekatan antara Rektor dan mahasiswa membuat semakin bergairah proses belajar dan mengajar di lingkungan Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta.

Dengan berbagai kegiatan kemahasiswaan yang menarik dan produktif seperti ini, diharapkan mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta bisa bersaing secara kualitas dengan mahasiswa-mahasiswa Perguruan Tinggi lainnya.

***