Member Logo

Anak Petani dari Pemalang, Alumni UNU Jogja Kini Berkarier di Perusahaan Multinasional

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 11 May, 2026

Est. 4 Menit

Anak Petani dari Pemalang, Alumni UNU Jogja Kini Berkarier di Perusahaan Multinasional

Yogyakarta, Indonesia — Perjalanan hidup Kirmanto menjadi bukti bahwa keterbatasan ekonomi tidak menghalangi seseorang untuk meraih masa depan yang lebih baik. Lulusan Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) asal Kabupaten Pemalang ini kini bekerja di perusahaan multinasional PT Nestlé Indonesia setelah menuntaskan studinya dengan predikat cumlaude.

Kirmanto merupakan lulusan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Industri Halal UNU Jogja. Ia diwisuda pada Desember 2024 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,83. Hanya berselang dua bulan setelah wisuda, tepatnya Februari 2025, ia diterima bekerja di Nestlé Indonesia dan ditempatkan di Bandaraya Factory, Batang, Jawa Tengah, sebagai fresh milk analyst.

Dalam pekerjaannya, Kirmanto bertugas melakukan analisis kualitas serta kandungan nutrisi produk susu di salah satu industri pangan terbesar di dunia.

“Saya senang karena ini hasil perjuangan selama ini. Tapi yang paling bahagia tentu orang tua saya. Saya satu-satunya sarjana dari delapan bersaudara, dan sekarang bisa bekerja dekat rumah sehingga saat libur saya dapat pulang menemui keluarga,” ujar Kirmanto.

Lahir di Pemalang pada 20 Juni 2000, Kirmanto tumbuh di Desa Belik, Kecamatan Belik, dari keluarga sederhana. Kedua orang tuanya merupakan petani lulusan sekolah dasar. Di antara delapan bersaudara, hanya dirinya yang berhasil melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Sejak SMA, ia memiliki cita-cita besar untuk menjadi tokoh di bidang pertanian, baik sebagai Menteri Pertanian maupun pengusaha sukses di sektor agrikultur. Setelah lulus dari SMAN 1 Belik, ia sempat mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Namun, upayanya belum berhasil.

Kirmanto kembali mencoba di tahun berikutnya, tetapi pandemi Covid-19 membuat rencananya kuliah di perguruan tinggi negeri terhambat akibat pembatasan mobilitas.

“Waktu itu bapak melarang saya bepergian karena situasi pandemi, jadi saya tidak bisa mengikuti seleksi perguruan tinggi negeri,” kenangnya.

Harapan baru muncul ketika ia mendapat informasi bahwa UNU Jogja membuka penerimaan mahasiswa baru dengan beasiswa penuh melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Kesempatan itu menjadi titik balik dalam hidupnya.

“Saya mendaftar secara daring, melengkapi persyaratan, lalu mendapatkan beasiswa penuh selama kuliah, termasuk bantuan biaya hidup setiap bulan,” katanya.

Meski memperoleh beasiswa, Kirmanto tetap berusaha mandiri. Selama kuliah, ia aktif menjadi relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Yogyakarta dan terlibat dalam pelayanan laporan kecelakaan maupun kebencanaan.

Perkuliahan di UNU Jogja pada masa awal pandemi berlangsung secara daring. Baru pada semester tiga dan empat Kirmanto dapat mengikuti praktikum secara langsung di kampus. Selama menjadi mahasiswa, ia dikenal aktif di kelas dan memiliki capaian akademik yang baik hingga berhasil menyelesaikan studi dalam delapan semester.

Menurutnya, pengalaman belajar di UNU Jogja tidak hanya memberikan bekal akademik, tetapi juga kemampuan profesional untuk menghadapi dunia kerja.

“Sebelum wisuda, kami mendapat pendampingan dari Direktorat Employability UNU Jogja, mulai dari penyusunan CV, simulasi wawancara kerja, hingga membangun portofolio profesional. Saat wawancara di Nestlé, saya dapat menjelaskan analisis susu yang pernah dipelajari di mata kuliah mikrobiologi. Itu sangat membantu saya lolos seleksi,” jelasnya.

Dari sejumlah lamaran yang dikirim ke berbagai perusahaan besar, Kirmanto diterima di tiga perusahaan sekaligus. Ia akhirnya memilih PT Nestlé Indonesia karena perusahaan tersebut memiliki fasilitas industri modern sekaligus menjalin kemitraan dengan UNU Jogja.

Kini, selain terus mengembangkan kemampuan profesional di dunia industri pangan, Kirmanto juga memiliki keinginan sederhana: membahagiakan orang tuanya.

“Sekarang bapak dan ibu sudah berusia lebih dari 70 tahun dan tidak bekerja lagi. Saya ingin hasil kerja ini bisa membantu keluarga dan semoga suatu hari nanti dapat memberangkatkan orang tua umrah,” ucapnya dengan suara bergetar.

Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pendanaan Kreatif UNU Jogja, Ian Agisti Dewi Rani, mengatakan kampus UNU Jogja sejak awal memang mempersiapkan mahasiswa untuk siap memasuki dunia profesional.

“Mahasiswa UNU Jogja tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga diarahkan memiliki pengalaman profesional sejak awal perkuliahan. Kami ingin lulusan memiliki kesiapan kerja yang nyata,” tuturnya.

UNU Jogja juga mengembangkan Direktorat Employability dan program Student Journey untuk membantu mahasiswa memetakan minat, bakat, serta peluang karir sekaligus menghubungkan mereka dengan dunia industri melalui program magang dan pelatihan soft skill.

Kualitas lulusan UNU Jogja juga mendapat apresiasi dari Factory Manager Nestlé Bandaraya Factory, Norman Tri Handono. Menurutnya, alumni UNU Jogja memiliki pemahaman dasar yang baik mengenai keamanan pangan dan standar kualitas industri.

“Mereka mampu bekerja dalam tim, disiplin, memiliki inisiatif, dan cepat beradaptasi dengan budaya kerja industri. Selain itu, karakter santun dan nilai keislaman yang dimiliki menjadi keunggulan tersendiri,” ujar Norman. [Latifah]

Bagikan

Berita Terkait

Alumnus Farmasi UNU Jogja Berkarier sebagai Penanggung Jawab Teknis dan Sales Engineering di PT Byon Lab Infinity Indonesia

Alumnus Farmasi UNU Jogja Berkarier sebagai Penanggung Jawab Teknis dan Sales Engineering di PT Byon Lab Infinity Indonesia

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 4 Jun, 2026 | Durasi. 2 Menit

Hobi Baca Novel Tere Liye, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Jadi Runner Up di “Hardiknas Olympiad” untuk Bidang Bahasa Indonesia

Hobi Baca Novel Tere Liye, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Jadi Runner Up di “Hardiknas Olympiad” untuk Bidang Bahasa Indonesia

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 26 May, 2026 | Durasi. 3 Menit

Dari Perjuangan Merantau hingga Menjadi Kepala CSSD Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam

Dari Perjuangan Merantau hingga Menjadi Kepala CSSD Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 18 May, 2026 | Durasi. 3 Menit

Dari Laboratorium Kampus ke Industri Farmasi Nasional, Alumni UNU Jogja Kini Berkarier di PT Combiphar

Dari Laboratorium Kampus ke Industri Farmasi Nasional, Alumni UNU Jogja Kini Berkarier di PT Combiphar

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 May, 2026 | Durasi. 3 Menit

Berita Populer

Hobi Baca Novel Tere Liye, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Jadi Runner Up di “Hardiknas Olympiad” untuk Bidang Bahasa Indonesia

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 26 May, 2026 | Durasi. 3 Menit

Dari Perjuangan Merantau hingga Menjadi Kepala CSSD Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 18 May, 2026 | Durasi. 3 Menit

Dari Laboratorium Kampus ke Industri Farmasi Nasional, Alumni UNU Jogja Kini Berkarier di PT Combiphar

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 May, 2026 | Durasi. 3 Menit

Alumni SII UNU Jogja Jadi Pengajar Profesional di MCAS Darul Arqam Singapura

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 12 May, 2026 | Durasi. 2 Menit