Member Logo

Dosen UNU Jogja Perkuat Sinergi Akademik dalam Pengembangan Smart City Bantul

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 29 Jun, 2026

Est. 3 Menit

Dosen UNU Jogja Perkuat Sinergi Akademik dalam Pengembangan Smart City Bantul

Yogyakarta, Indonesia – Dosen jurusan Teknik Elektro Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja), Irwan Novianto, S.T., M.Eng., resmi diangkat sebagai anggota Dewan Smart City Kabupaten Bantul, Selasa (23/6). Pengangkatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan praktisi dalam mendukung transformasi digital di Kabupaten Bantul.

Dewan Smart City Kabupaten Bantul merupakan forum strategis yang dibentuk pemerintah daerah untuk merumuskan, mengawal, dan mengevaluasi implementasi program Smart City. Sesuai kebijakan nasional, dewan ini melibatkan unsur akademisi dan praktisi guna memastikan pengembangan teknologi berjalan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan.

Dalam struktur dewan tersebut, unsur akademisi diwakili oleh empat orang, termasuk Irwan Novianto dari UNU Jogja, serta dua orang praktisi. Keterlibatan akademisi dinilai penting untuk memberikan landasan kajian ilmiah dalam setiap pengambilan keputusan terkait pembangunan berbasis teknologi.

Irwan Novianto yang merupakan dosen jurusan Teknik Elektro UNU Jogja menjelaskan bahwa peran akademisi dalam Dewan Smart City tidak hanya sebatas memberikan masukan, tetapi juga melakukan kajian berbasis bukti (evidence-based policy) terhadap berbagai program pemerintah daerah.

“Smart City bukan hanya tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana teknologi digunakan secara tepat untuk menyelesaikan persoalan masyarakat secara efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Salah satu pembahasan dalam Dewan Smart City Kabupaten Bantul adalah optimalisasi pemanfaatan data pemerintah daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Dalam forum tersebut, Irwan bersama tim lainnya memberikan masukan mengenai pentingnya integrasi sistem data antar sektor agar proses perencanaan dan pengambilan kebijakan menjadi lebih efektif. 

Menurut Irwan, integrasi data menjadi pondasi dalam penyusunan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy), terutama untuk menangani isu pembangunan yang bersifat multidimensi, seperti stunting. Penanganan masalah tersebut membutuhkan data yang terhubung dari berbagai sektor, sehingga pemerintah dapat merumuskan intervensi yang lebih tepat sasaran dan efisien. 

Irwan yang memiliki keahlian di bidang teknik elektro diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan solusi cerdas yang sesuai dengan karakteristik Kabupaten Bantul untuk meningkatkan kualitas layanan bagi publik.

Dekan Fakultas Teknologi Informasi UNU Jogja, M. Syamsiro menyambut baik keterlibatan dosennya dalam forum strategis tersebut sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat dan kolaborasi dengan pemerintah.

"Kami berharap keterlibatan dosen dalam Dewan Smart City tidak hanya memperkuat kontribusi akademik kepada pemerintah daerah, tetapi juga membuka ruang kolaborasi riset dan pembelajaran bagi mahasiswa," ujar Syamsiro.

Keterlibatan ini juga membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen, terutama dari jurusan Teknik Elektro dan Informatika, untuk terlibat dalam program riset lapangan, magang, pengujian teknologi, hingga pengembangan aplikasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Bantul.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, pengembangan Smart City di Kabupaten Bantul diharapkan dapat berjalan lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat ekosistem inovasi daerah dalam menghadapi tantangan transformasi digital di era modern. [Latifah]

Bagikan

Berita Terkait

Atasi Masalah Kekeringan Desa Giripurwo, Program Kosabangsa UNU Jogja Raih Ranking 74 Dunia

Atasi Masalah Kekeringan Desa Giripurwo, Program Kosabangsa UNU Jogja Raih Ranking 74 Dunia

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 25 Jun, 2026 | Durasi. 8 Menit

Kerja dari Mana Saja, Tapi Tidak Selalu Terhubung: Krisis Spiritualitas Kerja di Era Teleworking

Kerja dari Mana Saja, Tapi Tidak Selalu Terhubung: Krisis Spiritualitas Kerja di Era Teleworking

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 22 Jun, 2026 | Durasi. 4 Menit

UNU Jogja Ranking ke-303 Dunia, Top 100 di 11 Program Inovatif versi The World University Rankings for Innovation (WURI) 2026

UNU Jogja Ranking ke-303 Dunia, Top 100 di 11 Program Inovatif versi The World University Rankings for Innovation (WURI) 2026

Diterbitkan oleh Intan Agisti Nila Sari, 10 Jun, 2026 | Durasi. 5 Menit

Berita Populer

UNU Jogja Raih Terbaik 1 Anugerah Kerja Sama Diktisaintek LLDIKTI Wilayah V 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 8 Jul, 2026 | Durasi. 3 Menit

Abdul Latif, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Raih Juara II Lomba Desain Poster Peksimiprov DIY 2026 Peksimiprov DIY 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Jul, 2026 | Durasi. 2 Menit

UNU Jogja Juara 1 untuk Pengelolaan Laman di Anugerah Humas Diktisaintek LLDIKTI Wilayah V

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 3 Jul, 2026 | Durasi. 4 Menit

Runner Up IV Putri Budaya Yogyakarta 2026, Mahasiswa Farmasi UNU Jogja Ajak Generasi Muda Berani Lestarikan Budaya

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 29 Jun, 2026 | Durasi. 4 Menit