Ketekunan Alumni SII UNU Jogja Antarkan Raih Beasiswa Studi di Turki
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 20 Jul, 2026
Est. 4 Menit

Turki – Ketekunan dalam belajar, semangat menghafal Al-Qur'an, serta kesiapan menghadapi tantangan global mengantarkan Firdaus Luhur Prakoso, alumni Program Studi Studi Islam Interdisipliner (SII) angkatan 2021 Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja), meraih beasiswa penuh untuk melanjutkan studi di Turki melalui Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah.
Firdaus memperoleh beasiswa penuh untuk menempuh pendidikan di Vefa Süleymaniye, Turki. Lembaga yang berdiri sejak 1991 tersebut merupakan pusat pembinaan dan pendidikan mahasiswa yang tidak hanya menyediakan lingkungan belajar, tetapi juga membekali peserta dengan pengembangan akademik, keagamaan, karakter, serta kepemimpinan sebagai bekal berkontribusi di masyarakat. Selama menjalani pendidikan, Firdaus memperoleh pembiayaan penuh sekaligus uang saku setiap bulan melalui program beasiswa tersebut.
"Alhamdulillah saya mendapatkan beasiswa penuh dari lembaga tersebut sekaligus memperoleh uang saku setiap bulan. Saat ini saya memilih fokus belajar agar dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik," ungkap Firdaus, Senin (20/7).
Selain memberikan dukungan selama masa studi, program pembinaan yang diikuti Firdaus juga dirancang untuk mempersiapkan peserta memasuki dunia kerja sesuai kompetensi masing-masing. Menurutnya, peserta yang memiliki kemampuan di bidang tahfidz Al-Qur'an dan pengajaran akan dipersiapkan menjadi tenaga pendidik di jaringan pondok pesantren Sulaimaniyah yang tersebar di berbagai negara. Sementara peserta dengan kompetensi lain, seperti teknologi informasi, peternakan, public speaking, maupun kemampuan sosial, memiliki peluang berkarir di sejumlah perusahaan mitra, salah satunya Hisar Global.
"Setelah lulus nanti, kami memiliki kesempatan bekerja di Hisar Global, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi, selama memenuhi kompetensi yang dibutuhkan perusahaan," jelasnya.
Keberhasilannya beradaptasi dengan sistem pembelajaran di Turki tidak lepas dari bekal yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Program Studi SII UNU Jogja. Firdaus mengaku kurikulum yang dipelajari selama kuliah memiliki keterkaitan yang erat dengan materi yang dipelajarinya saat ini.
"Alhamdulillah, kurikulum SII sangat membantu pelajaran-pelajaran di sini. Bahkan hampir semua mata kuliah yang pernah saya pelajari di kampus dipelajari kembali dengan pembahasan yang lebih mendalam," katanya.
Senada dengan pengalaman Firdaus, dosen pembimbing skripsinya, Hujaj Nur Rohim, menilai capaian tersebut merupakan buah dari konsistensi mahasiswa dalam mempersiapkan diri sejak awal perkuliahan.
"Firdaus termasuk mahasiswa yang sejak semester enam sudah memiliki arah yang jelas. Ia mengajukan judul skripsi lebih awal, menjalani magang yang sesuai dengan tema penelitiannya tentang manajemen haji dan umrah di Hisar Global, serta menjadi salah satu mahasiswa yang lulus lebih cepat dibandingkan rekan-rekannya. Sejak masih kuliah, ia juga memiliki keinginan kuat untuk belajar bahasa Turki," ujarnya, Senin (20/7).
Menurut Hujaj, keberhasilan Firdaus juga mencerminkan komitmen Program Studi SII UNU Jogja dalam menyiapkan lulusan yang mampu berkiprah di tingkat internasional.
"Program Studi SII membekali mahasiswa dengan kemampuan bahasa Arab, tahfidz Al-Qur'an, serta wawasan keislaman yang kuat sebagai bekal untuk terjun di kancah global. Keberhasilan Firdaus menempuh studi di Turki menjadi salah satu bukti bahwa bekal tersebut mampu membuka peluang di tingkat internasional," jelasnya.
Selain penguasaan akademik, Hujaj menilai pembinaan karakter menjadi salah satu kekuatan lulusan SII UNU Jogja.
"Mahasiswa tidak hanya dibekali ilmu, tetapi juga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) sehingga mampu bergaul, bermuamalah, serta menghargai berbagai perbedaan pandangan dalam kehidupan bermasyarakat. Bekal inilah yang menjadi modal penting ketika mereka belajar maupun bekerja di lingkungan internasional," tuturnya.
Kisah Firdaus menunjukkan bahwa kesempatan berkiprah di tingkat internasional tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh ketekunan, kesiapan belajar, dan karakter yang kuat. Melalui kurikulum yang mengintegrasikan penguatan ilmu keislaman, bahasa Arab, tahfidz Al-Qur'an, serta nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja), UNU Jogja sebagai kampus di Jogja terus berkomitmen mencetak lulusan yang siap melanjutkan studi maupun berkarier di tingkat global. [Latifah]
Bagikan
Berita Terkait

Berawal dari Magang, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Dipercaya Pimpin Pengembangan Teknologi Startup Medis
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

Fakultas Dirasah Islamiyah UNU Jogja Terbitkan Jurnal Perdana JoDI, Angkat Isu Keislaman Kontemporer hingga Ekonomi Syariah
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

UNU Jogja Bekali Mahasiswa Angkatan 2023 Hadapi Dunia Kerja lewat Laboratorium Sosial 2026 yang Berdampak Nyata
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

Mahasiswa Studi Islam Interdisipliner UNU Jogja Dampingi Puluhan UMK DIY Raih Sertifikat Halal melalui Mata Kuliah Halal Lifestyle
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 3 Menit
Berita Populer
Mutiara Azzahra Tzabitah Zain Ababil, Mahasiswi Tuli Prodi Teknologi Hasil Pertanian UNU Jogja Raih Juara Harapan I Turnamen Futsal Tuli Antar Klub 2026
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 3 Menit
Mahasiswa PGSD UNU Jogja Raih Juara II Lomba Cipta Lagu Anak Tingkat Nasional
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit
JQH IAC UNU Jogja Raih Juara 1 Putra dan Juara Umum Festival Barzanji Trophy PBNU XI
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 27 Jul, 2026 | Durasi. 2 Menit
Frequently Asked Questions (FAQ): BEASISWA TALENTA LESTARI 2026
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 Jul, 2026 | Durasi. 9 Menit
