Mahasiswa Manajemen UNU Jogja Raih Bronze Medal dan Penghargaan Khusus pada OPI 2026
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 13 May, 2026
Est. 2 Menit

Yogyakarta, Indonesia - Mahasiswa jurusan Manajemen Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) meraih penghargaan meraih Bronze Medal sekaligus penghargaan khusus “Penelitian dengan Dampak Sosial Tinggi” dalam ajang Olimpiade Penelitian Indonesia 2026 bidang Sosial Humaniora.
Tim yang terdiri dari Yunita Nurma Hidayati, Yuyun Apriani, dan Dian Ayu Maghfiroh, ini mengangkat penelitian berjudul “Analisis Implementasi Fintech untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Penyandang Disabilitas pada UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Yunita mengatakan gagasan penelitian itu berangkat dari keprihatinan tim terhadap perkembangan layanan financial technology (fintech) yang semakin pesat, namun belum sepenuhnya aksesibel bagi penyandang disabilitas.
“Padahal, pelaku UMKM disabilitas memiliki potensi ekonomi yang besar, tetapi masih menghadapi berbagai hambatan, khususnya dalam akses teknologi dan literasi digital,” katanya, Sabtu (9/5).
Selain meraih Bronze Medal, penelitian ini dinilai memiliki dampak sosial tinggi terhadap isu inklusi ekonomi dan keuangan bagi penyandang disabilitas.
“Bagi kami, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian kompetisi, tetapi pengingat bahwa riset harus mampu memberi manfaat nyata dan membuka ruang ekonomi yang lebih setara bagi penyandang disabilitas,” ungkap Yunita.
Dukungan Kampus dan Dosen Pembimbing Perkuat Langkah Mahasiswa di Ajang Nasional
Selama proses kompetisi, Yunita dan tim mendapatkan dukungan dari kampus, mulai dari pelayanan administrasi, pembiayaan registrasi lomba, hingga dukungan moral selama persiapan penelitian dan presentasi.
“Mahasiswa membutuhkan ruang dan dukungan untuk berkembang. Ketika kampus hadir mendampingi proses mereka, mahasiswa menjadi lebih percaya diri untuk berkompetisi dan menunjukkan potensinya,” ungkap Budi Sutiono PN, dosen pembimbing tim dari Jurusan Manajemen.
Yunita dan tim juga menilai proses pembelajaran di UNU Jogja membantu mereka mengembangkan kemampuan riset, berpikir kritis, public speaking, dan kerja sama tim.
“Di kelas, kami didorong untuk tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menganalisis ide dan gagasan serta menyampaikannya dengan baik,” ungkap Yunita.
Selain penguatan akademik, mahasiswa didorong untuk lebih peka terhadap persoalan sosial sehingga mampu menghadirkan penelitian yang relevan dan berdampak bagi masyarakat, termasuk isu inklusi ekonomi bagi penyandang disabilitas. [Latifah]
Bagikan
Berita Terkait

Alumnus Farmasi UNU Jogja Berkarier sebagai Penanggung Jawab Teknis dan Sales Engineering di PT Byon Lab Infinity Indonesia
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 4 Jun, 2026 | Durasi. 2 Menit
-1779790108858.png?alt=media&token=6119d452-234c-429b-a14a-ee54bb81c081)
Hobi Baca Novel Tere Liye, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Jadi Runner Up di “Hardiknas Olympiad” untuk Bidang Bahasa Indonesia
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 26 May, 2026 | Durasi. 3 Menit

Dari Perjuangan Merantau hingga Menjadi Kepala CSSD Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 18 May, 2026 | Durasi. 3 Menit

Dari Laboratorium Kampus ke Industri Farmasi Nasional, Alumni UNU Jogja Kini Berkarier di PT Combiphar
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 May, 2026 | Durasi. 3 Menit
Berita Populer
Hobi Baca Novel Tere Liye, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Jadi Runner Up di “Hardiknas Olympiad” untuk Bidang Bahasa Indonesia
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 26 May, 2026 | Durasi. 3 Menit
Dari Perjuangan Merantau hingga Menjadi Kepala CSSD Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 18 May, 2026 | Durasi. 3 Menit
Dari Laboratorium Kampus ke Industri Farmasi Nasional, Alumni UNU Jogja Kini Berkarier di PT Combiphar
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 May, 2026 | Durasi. 3 Menit
Alumni SII UNU Jogja Jadi Pengajar Profesional di MCAS Darul Arqam Singapura
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 12 May, 2026 | Durasi. 2 Menit
