Mahasiswa PBI UNU Jogja Raih Dua Prestasi Nasional di NEC 2026, Angkat Isu Etika AI dan Dampak Lingkungan
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 23 Jun, 2026
Est. 3 Menit

Yogyakarta, Indonesia – Dua mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja), Muhammad Dafa Dwi Andika dan Fadhly Abda, meraih prestasi dalam ajang National English Competition (NEC) Indonesia 2026.
Muhammad Dafa Dwi Andika berhasil meraih Juara 3 kategori News Anchor, sementara Dafa bersama Fadhly Abda menyabet Juara Harapan 1 (1st Consolation Winner) pada kategori Vlog. Melalui karya yang mereka tampilkan, keduanya tidak hanya menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris, tetapi juga mengajak audiens menyoroti isu yang tengah menjadi perhatian global, yakni perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), mulai dari dilema etika hingga dampak lingkungan yang ditimbulkannya.
Dalam kompetisi News Anchor, Dafa membawakan liputan bertajuk The Academic AI Revolution. Ia mensimulasikan peran sebagai studio anchor sekaligus field reporter yang melaporkan perdebatan mahasiswa terkait dampak penggunaan AI terhadap kemampuan berpikir kritis serta konsumsi energi server di lingkungan kampus.
Baca juga : Liburan Sekolah Sudah Dekat! Saatnya Daftarkan Si Kecil ke Playdate English & STEAM 2026
"Persiapan untuk kategori ini cukup kompleks karena saya harus menyusun naskah siaran dengan beberapa segmen sekaligus. Saya mencoba menghadirkan standar penyiaran yang profesional melalui audio mixing, integrasi grafis, serta penyampaian yang engaging agar dialog terasa hidup," ungkap Dafa.
Sementara itu, dalam kompetisi Vlog, Dafa dan Fadhly mengusung tema Humanity vs. Algorithm: Intentional Computing. Melalui karya tersebut, mereka menegaskan bahwa AI seharusnya diposisikan sebagai co-pilot bagi manusia, bukan pengganti. Mereka juga menyoroti dampak emisi karbon dari penggunaan data cloud dengan merujuk pada hasil riset University of California, Riverside.
Keberhasilan mereka, menurut Dafa, lahir dari kolaborasi tim yang kuat. Fadhly mengambil peran penting di balik layar dengan menangani seluruh aspek teknis, mulai dari pengarahan kamera saat proses perekaman hingga video editing dan integrasi data visual dalam bentuk pop-up informatif. Sementara Dafa berfokus pada riset materi, penyusunan naskah berbahasa Inggris, serta tampil sebagai talent yang menyampaikan pesan secara interaktif di depan kamera.
"Kami ingin menunjukkan bahwa perkembangan teknologi perlu dibarengi dengan kesadaran akan nilai-nilai kemanusiaan. AI dapat menjadi alat yang sangat membantu jika digunakan secara bijak dan bertanggung jawab," ujar Dafa.
Baca juga : UNU Jogja Buka Pintu Ekspresi Mahasiswa Lewat "Lentera Kata di Panggung Jingga"
Prestasi tersebut juga tidak terlepas dari dukungan lingkungan akademik di jurusan PBI UNU Jogja. Dafa mengaku bahwa pelatihan soft skill, budaya berbahasa Inggris yang dibangun di kelas, hingga dukungan operasional dari pihak kampus menjadi faktor penting dalam perjalanan mereka mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut.
"Kampus sangat mendukung. Lingkungan belajar di jurusan PBI membantu kami mengembangkan kemampuan bahasa Inggris dan kepercayaan diri. Selain itu, Ketua jurusan PBI, Bapak Khusnul, juga memberikan dukungan penuh, termasuk memfasilitasi pendanaan pendaftaran kompetisi," tuturnya.
Ketua jurusan PBI UNU Jogja, Khusnul Harsul, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi yang diraih Dafa dan Fadhly menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa Inggris perlu diiringi dengan daya kritis, kreativitas, serta kepekaan terhadap isu-isu global.
“Keberhasilan Muhammad Dafa Dwi Andika dan Fadhly Abda menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya mampu berprestasi dalam kompetisi bahasa Inggris, tetapi juga dapat menghadirkan gagasan kritis mengenai isu-isu global melalui pendekatan kreatif dan komunikatif,” katanya. [Latifah]
Bagikan
Berita Terkait

Seleksi Ketat 1.081 Peserta, Mahasiswi PGSD UNU Jogja Lolos GerakDampak Academy 2026 Indika Foundation dan Angkat Isu Kesehatan Mental Mahasiswa
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 24 Jun, 2026 | Durasi. 2 Menit
-1781684630993.jpg?alt=media&token=b3a9ed15-7deb-47c7-bfbf-a6189bc320c4)
Mahasiswi Jurusan Farmasi UNU Jogja Raih Runner Up II dan Best Favorite Duta Kesehatan DIY 2026, Angkat Isu Sanitasi Lingkungan
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 17 Jun, 2026 | Durasi. 4 Menit

Alumni Jurusan Farmasi UNU Jogja Berkiprah di Pusat Krisis Kesehatan Regional Jawa Tengah Kemenkes RI
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 12 Jun, 2026 | Durasi. 2 Menit
Berita Populer
Seleksi Ketat 1.081 Peserta, Mahasiswi PGSD UNU Jogja Lolos GerakDampak Academy 2026 Indika Foundation dan Angkat Isu Kesehatan Mental Mahasiswa
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 24 Jun, 2026 | Durasi. 2 Menit
Mahasiswa PBI UNU Jogja Raih Dua Prestasi Nasional di NEC 2026, Angkat Isu Etika AI dan Dampak Lingkungan
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 23 Jun, 2026 | Durasi. 3 Menit
Mahasiswi Jurusan Farmasi UNU Jogja Raih Runner Up II dan Best Favorite Duta Kesehatan DIY 2026, Angkat Isu Sanitasi Lingkungan
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 17 Jun, 2026 | Durasi. 4 Menit
Alumni Jurusan Farmasi UNU Jogja Berkiprah di Pusat Krisis Kesehatan Regional Jawa Tengah Kemenkes RI
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 12 Jun, 2026 | Durasi. 2 Menit
