UNU Jogja dan INSIMA Gelar Konferensi Internasional, Hadirkan Akademisi dari Benua Asia hingga Eropa
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Sep, 2026
Est. 4 Menit

Yogyakarta, Indonesia - Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) bersama Institute Agama Islam K.H Sufyan Tsauri Majenang (Insima) Cilacap, menggelar international conference bertajuk “Empowering Islamic Studies and Education : The Intersection of Law, Economics, and AI Technology in the Digital Era”, Senin (7/9).
Konferensi yang digelar secara daring menghadirkan akademisi dan praktisi dari sejumlah negara di Asia dan Eropa. Para pembicara yang hadir diantaranya Prof. Muhamed Mansoor dari Islamic University of Maldives, Prof. Dr. Muhammad Nabil Makarim dari UBD School of Business and Economics, Brunei Darussalam, Prof. Madya Dr. Suyatno Ladji dari UNISZA Terengganu, Malaysia, Atep Yasin, Ph.D dari Mykolas Romeris University, Vilnius, Lithuania, dan Dr. Achmad Nursobah, M.S.I dari IAI An-Nawawi Purworejo, Indonesia.
Dosen UNU Jogja Jadi Pembicara Kunci, Bahas Peran Artifiliance Intelegent dalam Pendidikan
Khusnul Harsul Lisan, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) UNU Jogja menjadi salah satu pembicara kunci dalam konferensi. Dalam pemaparannya, Khusnul menjelaskan tema “Education in the Age of AI: Why Learning Still Needs Heart”.
Ia mengatakan peran Artificial intelligence (AI) tidak bisa dihindarkan dalam dunia pendidikan. Menurutnya, kehadiran AI di dunia pendidikan memberikan banyak kemudahan melalui berbagai alat bantu (tools), khususnya dalam mendukung proses pembelajaran.
“Peran AI dalam proses pembelajaran memang tidak bisa kita hindari, ia hadir dengan menawarkan bantuan kemudahan. Coba kita lihat AI Tools yang ada disekitar kita. Dalam pembelajaran bahasa, misalnya, ada Speech AI. Lalu ada AI yang dapat mengidentifikasi pola pembelajaran dan contoh lainnya,” paparnya.
Meski demikian, ia menekankan bahwa pemanfaatan AI khususnya dalam dunia pendidikan harus tetap melibatkan Heart yang bermakna Humanity, Ethics, Awareness, Reflection, dan Truth. “Heart hanya dimiliki oleh manusia, ia adalah nilai yang mengendalikan produk dari yang dihasilkan oleh AI,”katanya.
Di akhir sesi Khusnul menekankan bahwa AI hanya bisa menghasilkan informasi, tetapi manusia memiliki peran utama dalam menilai, memverifikasi, dan menentukan bagaimana informasi itu digunakan.
Dosen dan Mahasiswa FIP UNU Jogja berpartisipasi dalam Konferensi
Selain menghadirkan Khusnul Harsul Lisan sebagai pembicara kunci, konferensi internasional ini menjadi ruang bagi dosen dan mahasiswa FIP UNU Jogja untuk mempresentasikan karya ilmiah. Sebanyak sepuluh karya turut dipresentasikan, di antaranya:
- “Portrait of Students' Speaking Skills in Interactive Learning in Grade 5 at SD Negeri Nogotirto”, karya Moch. Dista Nur Alif A.
- “Internalization Of Environmental Care Characters In Children From Marginal Villages Through Community Based Education”, karya Nofita Nur Safitri.
- “An English Module Based On Coastal Local Wisdom For Fourth Grade Students”, karya Siti Zahra, S.H and Ulul Azmi, S.Pd., M.Pd.
- “Developing Multimodal Learning Media Based on Poo-Up Book for English Language Learning in Grade 2 at SDN Banyuraden”, karya Masruroh Nisful Laili.
- “English Pop Songs as an Informal Language Learning Space: A Phenomenological Study of Senior High School Students' Experiences in Developing Speaking Skills”, karya Ruli Ferdian.
- “Evaluation Of Natural And Social Sciences (Ipas) Learning Using The Cipp Model In Public Elementary Schools In Banguntapan”, karya Junita Nur Anggraeni.
- “Enhancing English Education Students’ Academic Speaking Skills Through Chatgpt Voice In The Second Semester At Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta”, karya Moh Suhdi Khaliq S.Pd.
- “Humanistic Educational Values for Elementary School-Age Children in the Novel Guru Aini by Andrea Hirata”, karya As Shifa Al Qolbi .
- “Developing a Mobile-Based E-Learning Module for English Communication Skills Using Google Antigravity For Paket C Students at PKBM Tunas Mandiri”, karya Annuril Baihaqi Achmadi.
- “The Influence of TikTok Social Media Addiction on Mathematics Learning Interest Among 3rd-Grade Students at SD NU Sleman”, karya Nisa Nurhayat. *
Reporter : Latifah
Bagikan
Berita Terkait

Living Labs Banda Neira, Inovasi Kolaboratif UNU Jogja Berikan Dampak Nyata ke Timur Indonesia
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 9 Sep, 2026 | Durasi. 4 Menit

Prodi Agribisnis UNU Jogja dan IPB University Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Wakaf Agraria
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 8 Sep, 2026 | Durasi. 4 Menit

Dosen UNU Jogja Jadi Narasumber dalam Pelatihan Penyusunan RPS Berbasis OBE di Fakultas Agama Islam Universitas Islam Lamongan
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 2 Sep, 2026 | Durasi. 4 Menit
Berita Populer
Mahasiswa UNU Jogja Lolos Seleksi Program P2MW dan Peserta KMI Expo XVII Tahun 2026
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 15 Sep, 2026 | Durasi. 3 Menit
Mahasiswa dan Alumni UNU Jogja Ikuti Coinfest Asia 2026, Bersama Techie 90 Negara Tentukan Arah Pengembangan Teknologi dan Industri Digital Dunia
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 26 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit
Frequently Asked Questions (FAQ): BEASISWA TALENTA LESTARI 2026
Diterbitkan oleh Intan Agisti Nila Sari, 21 Jul, 2026 | Durasi. 9 Menit
Mutiara Azzahra Tzabitah Zain Ababil, Mahasiswi Tuli Prodi Teknologi Hasil Pertanian UNU Jogja Raih Juara Harapan I Turnamen Futsal Tuli Antar Klub 2026
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 3 Menit
