Adaptif terhadap Industri Global, Fakultas Industri Halal UNU Jogja Gelar Redesain Kurikulum
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 22 May, 2026
Est. 2 Menit

Yogyakarta, Indonesia — Fakultas Industri Halal Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) menggelar Workshop Review VMTS, Renstra, Renop, dan Redesain Kurikulum Program Studi sebagai langkah strategis dalam memperkuat mutu akademik serta menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri dan dunia kerja, Jumat (22/5).
Workshop ini menghadirkan akademisi, praktisi industri, alumni, pengguna lulusan, hingga mitra industri untuk memberikan masukan terhadap pengembangan program studi di lingkungan Fakultas Industri Halal. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan dokumen akreditasi berbasis Outcome Based Education (OBE) dan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).
Dalam agenda workshop, dilakukan pemaparan dan review VMTS (Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran), Rencana Strategis (Renstra), serta Rencana Operasional (Renop) fakultas dan program studi guna memastikan arah pengembangan akademik tetap relevan dengan dinamika industri halal.
Menyoroti VMTS, Renstra, dan Renop fakultas, Prof. Dr. apt. Nina Salamah, M.Sc. menyampaikan bahwa pengembangan Fakultas Industri Halal perlu tetap berpijak pada nilai khas Nahdlatul Ulama sekaligus mampu menjawab kebutuhan global.
“Pengembangan Fakultas Industri Halal harus memiliki ciri khas nilai NU, tetapi juga mampu berkembang secara nasional maupun global,” ujarnya.
Sementara itu, dalam pembahasan terkait Jurusan Farmasi, Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, M.Si. menekankan bahwa kurikulum Jurusan Farmasi harus adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu menjawab tantangan dunia farmasi saat ini.
Menurutnya, penyusunan kurikulum perlu diselaraskan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan serta memiliki pembeda dibandingkan lulusan farmasi dari perguruan tinggi lainnya.
“Farmasi harus mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di dunia farmasi. Karena itu, kurikulum perlu disusun sesuai kebutuhan industri dan dunia kerja,” jelasnya.
Selain sesi review, workshop juga dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) redesain kurikulum pada Program Studi Farmasi, Teknologi Hasil Pertanian (THP), dan Agribisnis. Dalam FGD tersebut, masing-masing program studi melibatkan stakeholder eksternal seperti akademisi, organisasi profesi, industri, alumni, hingga pengguna lulusan untuk memberikan evaluasi dan rekomendasi terhadap kurikulum yang disusun.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen UNU Jogja sebagai kampus di Jogja terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat tata kelola akademik, serta mendorong terciptanya pendidikan tinggi yang unggul, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun dunia industri. Melalui langkah berkelanjutan ini, UNU Jogja berupaya menghasilkan lulusan yang profesional, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. [Latifah]
Bagikan
Berita Terkait

Kontribusi Dosen UNU Jogja untuk Ketahanan Pangan, Ungkap Keragaman Genetik 21 Kultivar Bawang Merah Indonesia
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 2 Jun, 2026 | Durasi. 2 Menit

UNU Jogja Jajaki Kolaborasi Bersama AFSC/YKPI untuk Penguatan Pemberdayaan Masyarakat dan Jejaring ASEAN
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 May, 2026 | Durasi. 3 Menit

Menuju Realisasi Visi 2045, UNU Yogyakarta Elaborasi Pemikiran Strategis Para Guru Besar Lintas Disiplin
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 8 May, 2026 | Durasi. 3 Menit
Berita Populer
Hobi Baca Novel Tere Liye, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Jadi Runner Up di “Hardiknas Olympiad” untuk Bidang Bahasa Indonesia
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 26 May, 2026 | Durasi. 3 Menit
Dari Perjuangan Merantau hingga Menjadi Kepala CSSD Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 18 May, 2026 | Durasi. 3 Menit
Dari Laboratorium Kampus ke Industri Farmasi Nasional, Alumni UNU Jogja Kini Berkarier di PT Combiphar
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 May, 2026 | Durasi. 3 Menit
Alumni SII UNU Jogja Jadi Pengajar Profesional di MCAS Darul Arqam Singapura
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 12 May, 2026 | Durasi. 2 Menit
