Informatics Studio 3.0 Jadi Ajang Mahasiswa Informatika UNU Jogja Tampilkan Inovasi Digital dan Hasil Magang
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 28 Jul, 2026
Est. 4 Menit

Yogyakarta, Indonesia – Program Studi Informatika Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) melalui Himpunan Mahasiswa Informatika kembali menggelar Informatics Studio 3.0 sebagai wadah bagi mahasiswa untuk memamerkan berbagai inovasi digital hasil pembelajaran di bangku kuliah. Kegiatan yang berlangsung di Amphitheater Lantai 2 UNU Jogja ini menampilkan puluhan proyek karya mahasiswa angkatan 2023, 2024, dan 2025, mulai dari hasil proyek mata kuliah hingga implementasi program magang di dunia industri, Selasa (28/7).
Informatics Studio 3.0 merupakan implementasi pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang diterapkan di Program Studi Informatika UNU Jogja. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempresentasikan hasil karyanya di hadapan dosen dan pengunjung, tetapi juga memperoleh masukan untuk menyempurnakan inovasi yang dikembangkan agar semakin siap diterapkan di masyarakat maupun dunia industri.
Ketua Program Studi Informatika UNU Jogja, Yana Hendriana, mengatakan bahwa Informatics Studio 3.0 telah menjadi agenda rutin yang diselenggarakan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Informatika sebagai ruang diseminasi hasil pembelajaran sekaligus bentuk apresiasi terhadap kreativitas dan kompetensi mahasiswa.
Baca juga : JQH IAC UNU Jogja Raih Juara 1 Putra dan Juara Umum Festival Barzanji Trophy PBNU XI
"Informatics Studio 3.0 bukan sekadar menampilkan hasil karya. Yang lebih penting adalah bagaimana mahasiswa mampu mendiseminasikan inovasi yang mereka hasilkan dari berbagai mata kuliah maupun proyek yang mereka kerjakan. Ini juga menjadi bentuk apresiasi agar mahasiswa semakin percaya diri mengembangkan kompetensinya," ujarnya.
Menurut Yana, setiap karya yang dipamerkan merupakan hasil proses pembelajaran yang mendorong mahasiswa mengidentifikasi persoalan, merancang solusi, hingga mengimplementasikan teknologi sesuai kebutuhan pengguna.

Ia menegaskan bahwa Program Studi Informatika tidak hanya berorientasi pada penyelesaian produk, tetapi juga pada dampak dan manfaat yang dihasilkan dari setiap inovasi.
"Kami tidak hanya menekankan hasil akhirnya berupa produk. Ke depan, kami berharap semakin banyak karya mahasiswa yang benar-benar dapat diimplementasikan di masyarakat sehingga memberikan manfaat yang nyata," katanya.
Kolaborasi Lintas Prodi Wujudkan Inovasi Berdampak bagi Masyarakat
Yana menjelaskan bahwa sejumlah inovasi mahasiswa telah dikembangkan melalui kolaborasi dengan Program Studi Teknik Komputer dan Teknik Elektro, serta diimplementasikan bersama berbagai mitra di tingkat desa dan dusun. Kolaborasi tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji efektivitas teknologi yang mereka bangun sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, berbagai mitra memberikan respons positif terhadap hasil karya mahasiswa. Bahkan, beberapa diantaranya berharap kerja sama dapat terus berlanjut agar inovasi yang telah dikembangkan semakin relevan dengan kebutuhan di lapangan.
"Mahasiswa diminta memberikan kontribusi keilmuannya kepada masyarakat melalui hasil karya yang mereka ciptakan. Ketika inovasi tersebut dapat dimanfaatkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, di situlah proses pembelajaran memiliki makna yang lebih besar," jelasnya.
Baca juga : Dosen PGSD UNU Jogja Risda Nur Widia Raih Gelar Doktor, Teliti Relasi Kuasa dalam Cerpen Karya Martin Aleida
Salah satu implementasi karya mahasiswa diwujudkan melalui pengembangan sistem smart farming berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Pondok Pesantren Lintang Songo, Bantul. Teknologi tersebut dirancang untuk mendukung pengelolaan pertanian yang lebih efisien melalui pemanfaatan teknologi digital.
Mahasiswa juga mengembangkan sistem irigasi berbasis Internet of Things (IoT) yang memanfaatkan energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk kebun pakan Gama Umami di Kalurahan Giripurwo, Gunungkidul. Pengembangan ini menjadi bagian dari Program Kosabangsa yang bertujuan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna.

Sementara itu, solusi teknologi lainnya diwujudkan melalui pembangunan sistem sumur ladang yang terintegrasi dengan irigasi cerdas berbasis IoT di Pedukuhan Pagergunung, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul. Program yang memperoleh hibah pendanaan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat-Pemberdayaan Desa Binaan (PKM-PDB) Kemendikbudristek ini hadir sebagai solusi atas persoalan kekeringan yang kerap dihadapi petani saat musim kemarau. Dengan memanfaatkan PLTS sebagai sumber energi, sistem tersebut mampu mendukung pengoperasian irigasi secara otomatis sehingga penggunaan air menjadi lebih efektif dan produktivitas pertanian dapat ditingkatkan.
Magang Industri Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja
Selain menampilkan inovasi digital, Informatics Studio 3.0 juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mendiseminasikan hasil magang di berbagai perusahaan teknologi dan instansi. Dalam sesi presentasi tersebut, mahasiswa memaparkan kontribusi mereka dalam pengembangan perangkat lunak, implementasi sistem digital, hingga penyelesaian tantangan teknis sesuai kebutuhan industri.
Melalui diseminasi tersebut, mahasiswa tidak hanya berbagi pengalaman, tetapi juga memperkenalkan budaya kerja profesional, proses kolaborasi dalam tim, serta keterampilan yang dibutuhkan untuk beradaptasi dengan perkembangan industri digital. Pengalaman nyata tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus referensi bagi mahasiswa lain dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas, inovasi, dan kualitas karya mahasiswa, panitia memberikan penghargaan kepada proyek-proyek terbaik yang dipamerkan dalam Informatics Studio 3.0. Penghargaan tersebut diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk terus menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat maupun industri.
Sebagai kampus di Jogja yang terus mendorong pengembangan talenta digital, UNU Jogja berharap Informatics Studio 3.0 semakin memperkuat budaya riset, kolaborasi, pembelajaran berbasis proyek, serta kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri. Melalui ekosistem tersebut, mahasiswa diharapkan mampu lulus dengan kompetensi yang relevan, pengalaman praktis, dan kesiapan menghadapi tantangan transformasi digital di berbagai sektor. [Latifah]
Bagikan
Berita Terkait

Berawal dari Magang, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Dipercaya Pimpin Pengembangan Teknologi Startup Medis
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

Fakultas Dirasah Islamiyah UNU Jogja Terbitkan Jurnal Perdana JoDI, Angkat Isu Keislaman Kontemporer hingga Ekonomi Syariah
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

UNU Jogja Bekali Mahasiswa Angkatan 2023 Hadapi Dunia Kerja lewat Laboratorium Sosial 2026 yang Berdampak Nyata
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

Mahasiswa Studi Islam Interdisipliner UNU Jogja Dampingi Puluhan UMK DIY Raih Sertifikat Halal melalui Mata Kuliah Halal Lifestyle
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 3 Menit
Berita Populer
Mutiara Azzahra Tzabitah Zain Ababil, Mahasiswi Tuli Prodi Teknologi Hasil Pertanian UNU Jogja Raih Juara Harapan I Turnamen Futsal Tuli Antar Klub 2026
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 3 Menit
Mahasiswa PGSD UNU Jogja Raih Juara II Lomba Cipta Lagu Anak Tingkat Nasional
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit
JQH IAC UNU Jogja Raih Juara 1 Putra dan Juara Umum Festival Barzanji Trophy PBNU XI
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 27 Jul, 2026 | Durasi. 2 Menit
Frequently Asked Questions (FAQ): BEASISWA TALENTA LESTARI 2026
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 Jul, 2026 | Durasi. 9 Menit
