Member Logo

Mahasiswa Baru Diajak Masuki Kampus 5.0 di GENIUS UNU Jogja, dari Strategi Menjadi Pilot AI sampai Game Pengenalan Universitas

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 23 Sep, 2026

Est. 4 Menit

Mahasiswa Baru Diajak Masuki Kampus 5.0 di GENIUS UNU Jogja, dari Strategi Menjadi Pilot AI sampai Game Pengenalan Universitas

Yogyakarta, Indonesia - UNU Jogja siap menjadi Kampus 5.0 di mana perguruan tinggi mampu menyelaraskan perkembangan teknologi namun tetap berbasis pada nilai-nilai kemanusiaan dalam menyambut masyarakat masa depan. Di kampus nahdliyin ini, nilai-nilai Aswaja Annahdliyah menjadi pedoman dalam mengembangkan berbagai capaian akademik.

Visi sebagai Kampus 5.0 tersebut menjadi semangat penyelengaraan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNU Jogja, GENIUS 2026, yang memasuki hari kedua, Rabu (23/9/2026). Tahun ini, GENIUS atau Gebyar Orientasi dan Unjuk Ekspresi yang diadakan pada 22-24 September 2026 mengusung tema “Upgrade New U: Lead, Impact, and Grow Together”.

Sebagai panduan mahasiswa baru dalam menapaki kehidupan akademik di kampus nahdliyin, UNU Jogja memberikan materi tentang “Ke-NU-an dan Keaswajaan” yang disampaikan oleh pengasuh Pondok Pesantren Aswaja Nusantara, Mlangi, Sleman, Muhammad Mustafid.

https://firebasestorage.googleapis.com/v0/b/unuy-internal-prod.appspot.com/o/MEDIAUNUJOGJA-1303-1790170726643.jpg?alt=media&token=34eb5dbb-8f5b-4a76-ae20-f6089e3200fd

Gus Tafid, demikian ia biasa disapa, menjelaskan tentang pendirian UNU Jogja sebagai salah satu lembaga perguruan tinggi NU yang mengusung prinsip-prinsip Ahlussunah Waljamaah (Aswaja) dan menekankan hal itu dalam visinya.

Baca juga : Dosen dan Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan UNU Jogja Borong 4 Penghargaan di Ajang Konferensi Internasional

“Kita tahu visi UNU Jogja adalah menjadi universitas unggul dan berdaya saing global dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis nilai Aswaja Annahdliyah. Nilai-nilai aswaja ini penting untuk diketahui dan diterapkan seluruh sivitas UNU Jogja, termasuk mahasiswa baru,” tuturnya.

Sejumlah kaidah Aswaja tersebut antara lain tawasuth yakni bersikap moderat di tengah-tengah, tidak ekstrem kanan atau kiri; tawazun yaitu keseimbangan dalam mengamalkan hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia; kemudian tasamuh yang menghargai berbagai perbedaan pandangan; serta i'tidal yaitu berpijak pada kebenaran dan keadilan. 

https://firebasestorage.googleapis.com/v0/b/unuy-internal-prod.appspot.com/o/MEDIAUNUJOGJA-01632-1790170753261.jpg?alt=media&token=8655ff68-dab5-4826-87ce-a9cc856f8352

“Prinsip-prinsip aswaja dan nilai-nilai kepesantrenan ini menjadi fondasi moral bagi mahasiswa UNU Jogja dalam mengarungi kehidupan akademik, terjun bermasyarakat, dan menyongsong masa depan,” imbuhnya.

Dengan fondasi inilah, mahasiswa baru diharapkan siap menyambut berbagai perkembangan teknologi dan modernitas, baik dalam lingkup akademik maupun kehidupan sosial. Apalagi saat ini kemajuan teknologi tak dapat dibendung, termasuk pesat dan masifnya penggunaan artificial intellegence (AI). 

Baca juga : Mutiara Azzahra Tzabitah Zain Ababil, Mahasiswi Tuli Prodi Teknologi Hasil Pertanian UNU Jogja Raih Juara Harapan I Turnamen Futsal Tuli Antar Klub 2026

Untuk itulah, GENIUS 2026 membekali mahasiswa lewat talkshow “Cakap, Beretika, dan Bijak dalam Menghadapi AI dan Dunia Digital”. Dalam diskusi ini, dosen Informatika Restiadi Bayu Taruno , S.T., M.ENG memaparkan materi “Merancang Masa Depan Akademik Bersama AI”. Ia menekankan kecerdasan buatan digunakan untuk mendukung pembelajaran, riset, dan penulisan akademik. 

https://firebasestorage.googleapis.com/v0/b/unuy-internal-prod.appspot.com/o/MEDIAUNUJOGJA-1447-1790170766080.jpg?alt=media&token=58b7b427-3a98-4891-8214-05eea1692f15

Namun bukan hanya itu, ia juga menekankan pentingnya etika penggunaan akal imitasi. Langkah ini untuk menguatkan integritas akademik dan menghindari plagiarisme. “Ibarat sebuah pesawat, AI bukanlah autopilot yang mengambil kemudi penerbangan. AI hanya instrumen dengan kinerja tinggi yang membutuhkan anda sebagai pilot untuk menentukan arah, menilai risiko, dan memastikan tujuan akhir,” papar Bayu.

Pengenalan Kampus ala RPG

Bukan hanya dalam paparan materi, untuk mengenalkan langsung dunia digital tersebut, GENIUS 2026 dirancang layaknya permainan interaktif. Strategi ini juga menjadikan ajang pengenalan kampus makin seru dan tak membosankan.

https://firebasestorage.googleapis.com/v0/b/unuy-internal-prod.appspot.com/o/MEDIAUNUJOGJA-01121-1790170681004.jpg?alt=media&token=1ab87da2-9313-4c34-b44f-8a79980c90c7

Dalam kegiatan ini, mahasiswa baru mesti menginstal aplikasi yang berisi panduan untuk mengikuti rangkaian acara GENIUS 2026. Berbekal aplikasi dengan tampilan visual ala game Super Mario Bros tersebut, mahasiswa baru yang terbagi ke dalam beberapa kelompok akan berpetualang ala permainan RPG (role playing game) menelusuri 6 lantai di Kampus Terpadu UNU Jogja.

Baca juga : Mahasiswa PGSD UNU Jogja Raih Juara II Lomba Cipta Lagu Anak Tingkat Nasional

Dari aktivitas ini, mahasiswa baru akan mengenal seluk beluk kampus, serta berbagai ruang dan fasilitasnya. Mereka juga akan singgah di sejumlah booth atau pos yang dijaga oleh berbagai unit dan organisasi mahasiswa. 

Tak hanya berbagi informasi dan pengetahun, setiap pos juga akan memberikan tantangan, misi, atau kuis terkait UNU Jogja yang harus dituntaskan oleh mahasiswa baru. Jika mampu menaklukkan tantangan-tantangan ini, mereka akan memperoleh poin dan stempel digital yang dalam dunia game dikenal  sebagai XP, experience points. 

Tim mahasiswa yang mampu mengumpulkan XP tertinggi akan memperoleh apresiasi dan hadiah menarik. Permainan di GENIUS 2026 ini terinspirasi dari game Seeds of Hope karya tim UNU Jogja untuk mengenalkan kehidupan santri yang sesuai agenda keberlanjutan. Permainan ini meraih Special Jury Recognition dalam ajang internasional QS ImpACT Skills Challenge 2026. 

Koordinator GENIUS 2026 UNU Jogja, Jihad Wafa, menjelaskan, konsep permainan untuk ajang PKKMB ini sebagai strategi untuk melibatkan langsung mahasiswa baru dalam mengenali lingkungan kampus secara lebih partisipatif.  “Melalui game ini pula mahasiswa baru juga diajak untuk memahami nilai-nilai yang menjadi pijakan mereka selama berkuliah di UNU Jogja,” ujar Jihad.

Bagikan

Berita Terkait

Realisasikan Kampus Berdampak, PKKMB UNU Jogja Kampanyekan SDGs bersama Warga Kampung Dowangan dan Kaliabu, Sleman, Yogyakarta

Realisasikan Kampus Berdampak, PKKMB UNU Jogja Kampanyekan SDGs bersama Warga Kampung Dowangan dan Kaliabu, Sleman, Yogyakarta

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 25 Sep, 2026 | Durasi. 4 Menit

Menjadi Pemimpin dan Berdampak, GENIUS 2026 Bekali Mahasiswa Baru UNU Jogja Penguatan Karakter

Menjadi Pemimpin dan Berdampak, GENIUS 2026 Bekali Mahasiswa Baru UNU Jogja Penguatan Karakter

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 22 Sep, 2026 | Durasi. 5 Menit

UNU Jogja Bersiap Sambut Mahasiswa Baru 2026, Tekankan Layanan dan Pembentukan Karakter

UNU Jogja Bersiap Sambut Mahasiswa Baru 2026, Tekankan Layanan dan Pembentukan Karakter

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 Sep, 2026 | Durasi. 3 Menit

Berita Populer

Mewakili DIY, Agung Putra Darmara, Mahasiswa Prodi Manajemen UNU Jogja Raih Juara Harapan 2 Duta Genre Indonesia 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 25 Sep, 2026 | Durasi. 6 Menit

Mahasiswa UNU Jogja Lolos Seleksi Program P2MW dan Peserta KMI Expo XVII Tahun 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 15 Sep, 2026 | Durasi. 3 Menit

Mahasiswa dan Alumni UNU Jogja Ikuti Coinfest Asia 2026, Bersama Techie 90 Negara Tentukan Arah Pengembangan Teknologi dan Industri Digital Dunia

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 26 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

Frequently Asked Questions (FAQ): BEASISWA TALENTA LESTARI 2026

Diterbitkan oleh Intan Agisti Nila Sari, 21 Jul, 2026 | Durasi. 9 Menit