Member Logo

Mahasiswa PGSD UNU Jogja Raih Juara II Lomba Cipta Lagu Anak Tingkat Nasional

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026

Est. 4 Menit

Mahasiswa PGSD UNU Jogja Raih Juara II Lomba Cipta Lagu Anak Tingkat Nasional

Yogyakarta, Indonesia - Kreativitas mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) kembali mengharumkan nama kampus di tingkat nasional. Tim mahasiswa PGSD berhasil meraih Juara II Lomba Cipta Lagu Anak dalam ajang Cakrartventure 2026 yang diselenggarakan Program Studi PGSD Universitas Negeri Malang pada 7 Juni–17 Juli 2026.

Prestasi tersebut diraih melalui karya berjudul "Pelangi Hatiku", sebuah lagu anak yang mengangkat pesan positif dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami. Kompetisi ini diikuti mahasiswa Program Studi PGSD dan PGMI dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Tim PGSD UNU Jogja beranggotakan mahasiswa angkatan 2024, yaitu Aginda Bella Aulia, Riska Andesta, Nurul Izza, dan Adi Prayoga di bawah bimbingan dosen PGSD, Dr. Hidar Amaruddin. Keempat mahasiswa tersebut berhasil menghadirkan karya yang memadukan kreativitas bermusik dengan pemahaman tentang karakteristik anak, sehingga lagu yang diciptakan tidak hanya menarik didengar, tetapi juga mengandung nilai-nilai edukatif.

Aginda Bella Aulia mengatakan proses penciptaan lagu diawali dengan diskusi bersama untuk menentukan konsep yang sesuai dengan karakteristik anak. Setelah tema ditetapkan, tim menyusun lirik, mengembangkan melodi, hingga melakukan latihan dan evaluasi secara berulang agar karya yang dihasilkan tidak hanya memenuhi ketentuan lomba, tetapi juga mampu menyampaikan pesan edukatif kepada anak-anak.

Baca juga : Mahasiswa Studi Islam Interdisipliner UNU Jogja Dampingi Puluhan UMK DIY Raih Sertifikat Halal melalui Mata Kuliah Halal Lifestyle

"Kami beberapa kali melakukan evaluasi dan memperbaiki bagian-bagian lagu agar sesuai dengan ketentuan lomba serta dapat menyampaikan pesan yang positif dan mudah diterima oleh anak-anak," ujarnya.

Menurut Aginda, proses tersebut menjadi pengalaman berharga karena setiap anggota tim terlibat aktif dalam menyampaikan ide dan menyempurnakan karya. Diskusi yang intensif membuat mereka mampu menghasilkan lagu yang sesuai dengan tujuan perlombaan sekaligus dekat dengan dunia anak.

Ia menambahkan, pengalaman belajar selama kuliah di PGSD UNU Jogja menjadi bekal penting dalam proses kreatif tersebut. Berbagai mata kuliah yang membahas pendidikan anak, kreativitas, dan strategi pembelajaran membantu tim memahami bagaimana menghadirkan lagu yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Selain bekal akademik, dukungan dosen pembimbing juga menjadi faktor penting dalam perjalanan tim hingga meraih prestasi. Arahan yang diberikan sejak penyusunan konsep hingga tahap akhir kompetisi membantu tim menyempurnakan karya yang mereka hasilkan.

"Dukungan dan arahan dari Bapak Hidar Amaruddin sangat membantu kami selama proses persiapan hingga mengikuti perlombaan," katanya.

Baca juga : UNU Jogja Bekali Mahasiswa Angkatan 2023 Hadapi Dunia Kerja lewat Laboratorium Sosial 2026 yang Berdampak Nyata

Bagi tim, keberhasilan tersebut tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menciptakan lagu, tetapi juga oleh kekompakan selama proses berkarya. Kreativitas, komunikasi, kemampuan mengembangkan ide, serta kerja sama antaranggota menjadi faktor utama yang membawa mereka meraih prestasi.

"Setiap anggota memiliki peran dalam proses pembuatan lagu. Karena itu, kerja sama dan komunikasi menjadi hal yang sangat penting. Pemahaman mengenai karakteristik anak juga membantu kami menciptakan lagu yang menarik, mudah dipahami, dan memiliki pesan yang positif," tutur Aginda.

Dosen PGSD sekaligus pembimbing tim, Dr. Hidar Amaruddin, mengatakan selama mendampingi proses kreatif, ia berfokus pada penyempurnaan lirik dan penguatan dinamika musik agar lagu yang dihasilkan sesuai dengan karakteristik anak. Menurutnya, para mahasiswa juga menunjukkan kreativitas, semangat belajar yang tinggi, serta kemampuan bekerja sama dengan baik selama proses penyusunan karya. 

"Pendampingan kami lebih difokuskan pada penyempurnaan lirik dan dinamika musik agar lagu ini mudah dinyanyikan oleh guru maupun anak-anak, sekaligus tetap menyampaikan pesan yang positif. Saya melihat mahasiswa memiliki kreativitas yang sangat baik, terbuka terhadap masukan, dan mampu berkolaborasi dalam setiap tahapan proses. Hal itulah yang menjadi kekuatan utama hingga mereka berhasil meraih prestasi ini," ujarnya.

Baca juga : Fakultas Dirasah Islamiyah UNU Jogja Terbitkan Jurnal Perdana JoDI, Angkat Isu Keislaman Kontemporer hingga Ekonomi Syariah

Karya "Pelangi Hatiku" tidak hanya mengantarkan tim PGSD UNU Jogja meraih Juara II tingkat nasional, tetapi juga telah memperoleh perlindungan hukum melalui Surat Pencatatan Ciptaan yang diterbitkan Kementerian Hukum Republik Indonesia. Lagu tersebut tercatat sebagai karya cipta kategori Lagu (Musik dengan Teks) dengan judul Lagu "Pelangi-Pelangi Hatiku" dan resmi diumumkan pertama kali pada 20 Juli 2026 di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Hidar menjelaskan bahwa pencatatan hak cipta dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap karya intelektual yang dihasilkan bersama mahasiswa. Menurutnya, langkah tersebut sekaligus menjadi upaya mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menghasilkan karya yang kreatif, tetapi juga memahami pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual. 

Prestasi tersebut menunjukkan bahwa calon guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi pedagogis, tetapi juga kemampuan berinovasi dalam menciptakan media pembelajaran yang kreatif, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Melalui karya seni berupa lagu anak, mahasiswa mampu mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan ke dalam media belajar yang menyenangkan sekaligus mudah dipahami oleh anak.

Sebagai kampus di Jogja yang berkomitmen mendorong lahirnya inovasi dan karya berdampak, UNU Jogja terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, berkompetisi, serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. Keberhasilan tim PGSD ini menjadi bukti bahwa pembelajaran di kelas dapat diwujudkan menjadi karya nyata yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan telah memperoleh perlindungan hak cipta sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa. [Latifah]

Bagikan

Berita Terkait

Mutiara Azzahra Tzabitah Zain Ababil, Mahasiswi Tuli Prodi Teknologi Hasil Pertanian UNU Jogja Raih Juara Harapan I Turnamen Futsal Tuli Antar Klub 2026

Mutiara Azzahra Tzabitah Zain Ababil, Mahasiswi Tuli Prodi Teknologi Hasil Pertanian UNU Jogja Raih Juara Harapan I Turnamen Futsal Tuli Antar Klub 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 3 Menit

JQH IAC UNU Jogja Raih Juara 1 Putra dan Juara Umum Festival Barzanji Trophy PBNU XI

JQH IAC UNU Jogja Raih Juara 1 Putra dan Juara Umum Festival Barzanji Trophy PBNU XI

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 27 Jul, 2026 | Durasi. 2 Menit

Mahasiswa Manajemen UNU Jogja Raih Juara 3 Kejuaraan Pencak Silat Yogyakarta Championship 7

Mahasiswa Manajemen UNU Jogja Raih Juara 3 Kejuaraan Pencak Silat Yogyakarta Championship 7

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 22 Jul, 2026 | Durasi. 3 Menit

Berita Populer

Mutiara Azzahra Tzabitah Zain Ababil, Mahasiswi Tuli Prodi Teknologi Hasil Pertanian UNU Jogja Raih Juara Harapan I Turnamen Futsal Tuli Antar Klub 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 3 Menit

Mahasiswa PGSD UNU Jogja Raih Juara II Lomba Cipta Lagu Anak Tingkat Nasional

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

JQH IAC UNU Jogja Raih Juara 1 Putra dan Juara Umum Festival Barzanji Trophy PBNU XI

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 27 Jul, 2026 | Durasi. 2 Menit

Frequently Asked Questions (FAQ): BEASISWA TALENTA LESTARI 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 Jul, 2026 | Durasi. 9 Menit