Mahasiswa Manajemen UNU Jogja Wujudkan Aksi Nyata Lewat Project Sosial untuk Masyarakat
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 20 Jul, 2026
Est. 5 Menit

Yogyakarta, Indonesia – Mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2024 Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) menunjukkan bahwa pembelajaran di bangku kuliah tidak berhenti pada teori. Melalui Project Sosial yang menjadi implementasi mata kuliah Manajemen Strategi dan Corporate and Social Organization Behaviour, mahasiswa menghadirkan berbagai program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari edukasi anak, kegiatan berbagi di panti asuhan, hingga pelestarian lingkungan.
Dosen pengampu mata kuliah, Dr. (Cand.) Firial Dhia Salsabila, S.Ak., M.M., menjelaskan bahwa Project Sosial dirancang sebagai media bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari secara langsung di tengah masyarakat.
"Harapan kami, mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara nyata kepada masyarakat. Melalui project ini, mereka belajar menyusun strategi, bekerja sama dalam tim, berkomunikasi dengan berbagai pihak, sekaligus menghadirkan solusi atas kebutuhan masyarakat," ujarnya.
Salah satu kelompok mahasiswa melaksanakan program bertajuk "Berani Bermimpi: Mimpi Kami Tidak Berhenti di Sini" di Panti Asuhan Mustika Tama, Yogyakarta, pada 3 Juli 2026.
Baca juga : UNU Jogja Terjunkan Dosen Lintas Prodi Dampingi UMKM melalui Program Inkubasi Bisnis LAZISNU DIY
Program tersebut mengajak sekitar 30 hingga 36 anak belajar Bahasa Inggris dasar melalui pengenalan alfabet, angka, dan kosakata sederhana dengan metode yang interaktif. Anak-anak juga diajak menuliskan cita-cita mereka pada Pohon Harapan sebagai bentuk motivasi untuk terus belajar, sebelum kegiatan ditutup dengan pembagian peralatan tulis.

Ketua tim, Anna Cipta Nurdiana, berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak yang lebih luas daripada sekadar pembelajaran Bahasa Inggris.
"Melalui program Berani Bermimpi: Mimpi Kami Tidak Berhenti di Sini, kami berharap anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan dasar Bahasa Inggris, tetapi juga semakin percaya diri untuk memiliki cita-cita dan terus semangat belajar. Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi besar yang perlu didukung melalui pendidikan, motivasi, dan kepedulian bersama," tuturnya.
Kelompok lainnya melaksanakan program Belajar Menghafal Kosakata Bahasa Inggris Buah-buahan dengan Metode Gamification di Komunitas Rumah Belajar Indonesia (RBIB), Kelurahan Brontokusuman, pada 21 Juni 2026. Melalui permainan tebak gambar buah-buahan yang dilakukan secara berkelompok, mahasiswa menghadirkan suasana belajar yang lebih menyenangkan bagi anak-anak usia taman kanak-kanak hingga sekolah dasar.
Baca juga : Ketika Berwudhu Menjadi Tantangan: Kisah Yuyun dan Ikhtiar Mewujudkan Masjid Inklusif
Program tersebut tidak hanya membantu anak-anak mengenal kosakata Bahasa Inggris, tetapi juga meningkatkan partisipasi, keaktifan, serta mengurangi kejenuhan selama proses belajar. Pendekatan berbasis permainan menjadi salah satu strategi yang diterapkan mahasiswa untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih efektif dan interaktif.

Sementara itu, kelompok mahasiswa lainnya menggelar program Edukasi Kebersihan Diri dan Lingkungan di Panti Asuhan Mustika Tama pada 5 Juli 2026. Sebanyak 25 anak mengikuti kegiatan yang berisi edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), eksperimen sederhana tentang manfaat sabun, pemutaran video edukatif, hingga sesi diskusi interaktif.
Selain edukasi, mahasiswa juga menyalurkan donasi berupa kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, serta perlengkapan cuci tangan yang diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh panti asuhan. Program ini turut melibatkan enam mahasiswa sebagai pelaksana dan lima relawan mahasiswa lainnya.
Ketua tim, Winie Puspa Angelia, mengatakan bahwa keberhasilan program bukan semata diukur dari besarnya kegiatan, melainkan dari manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
"Bagi kami, yang terbaik bukan selalu menjadi yang paling depan, tetapi menjadi pribadi yang mampu memberikan dampak bagi orang lain, sekecil apa pun kontribusinya. Kami bersyukur dapat menyelesaikan kegiatan ini bersama tim dan seluruh relawan yang telah memberikan dukungan," ungkapnya.
Tidak hanya itu, kelompok mahasiswa lainnya juga melaksanakan program bertajuk Revitalisasi Pojok Tanam: Menghidupkan Kembali Ketahanan Pangan yang Sempat Terhenti di RT 01 Desa Tawangrejo, Kecamatan Bayat, Klaten, pada 21 Juni 2026.
Ketua tim, Duwi Setiyawati menjelaskan, program ini bertujuan mengaktifkan kembali Pojok Tanam yang telah berjalan selama kurang lebih tiga tahun, namun sempat terhenti selama lima bulan sehingga banyak tanaman yang tidak terawat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa bersama warga melakukan penanaman kembali berbagai jenis sayuran serta menyusun kegiatan rutin berupa penyiraman dan perawatan tanaman.

Program ini melibatkan 21 ibu rumah tangga yang secara bergiliran merawat tanaman setiap hari. Selain itu, para pemuda dan warga juga turut berpartisipasi pada kegiatan tertentu, seperti pemupukan, penanaman bibit baru, hingga pengolahan media tanam. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghidupkan kembali semangat gotong royong sekaligus memperkuat ketahanan pangan di lingkungan masyarakat.
Koordinator Pojok Tanam, Noviana, mengatakan bahwa keberadaan Pojok Tanam memberikan manfaat nyata bagi warga, terutama saat harga sayuran di pasaran mengalami kenaikan.
"Pojok Tanam sangat bermanfaat bagi ibu-ibu di lingkungan kami. Saat harga sayur di pasaran mahal, warga dapat membeli hasil panen dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, sayuran yang dihasilkan juga lebih terjamin kualitasnya karena menggunakan pupuk organik. Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan saling bertukar informasi positif antarwarga," ujarnya.
Melalui berbagai Project Sosial tersebut, mahasiswa Manajemen UNU Jogja tidak hanya mengembangkan kemampuan menyusun program, berkolaborasi, dan memimpin tim, tetapi juga belajar memahami kebutuhan masyarakat secara langsung. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membentuk lulusan yang memiliki kompetensi manajerial sekaligus kepekaan sosial.
UNU Jogja sebagai kampus di Jogja terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan. [Latifah]
Bagikan
Berita Terkait

Berawal dari Magang, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Dipercaya Pimpin Pengembangan Teknologi Startup Medis
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

Fakultas Dirasah Islamiyah UNU Jogja Terbitkan Jurnal Perdana JoDI, Angkat Isu Keislaman Kontemporer hingga Ekonomi Syariah
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

UNU Jogja Bekali Mahasiswa Angkatan 2023 Hadapi Dunia Kerja lewat Laboratorium Sosial 2026 yang Berdampak Nyata
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

Mahasiswa Studi Islam Interdisipliner UNU Jogja Dampingi Puluhan UMK DIY Raih Sertifikat Halal melalui Mata Kuliah Halal Lifestyle
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 3 Menit
Berita Populer
Mutiara Azzahra Tzabitah Zain Ababil, Mahasiswi Tuli Prodi Teknologi Hasil Pertanian UNU Jogja Raih Juara Harapan I Turnamen Futsal Tuli Antar Klub 2026
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 3 Menit
Mahasiswa PGSD UNU Jogja Raih Juara II Lomba Cipta Lagu Anak Tingkat Nasional
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit
JQH IAC UNU Jogja Raih Juara 1 Putra dan Juara Umum Festival Barzanji Trophy PBNU XI
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 27 Jul, 2026 | Durasi. 2 Menit
Frequently Asked Questions (FAQ): BEASISWA TALENTA LESTARI 2026
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 Jul, 2026 | Durasi. 9 Menit
