Tim Nextar Symbiosis UNU Jogja Lolos 10 Besar Nasional dalam Kompetisi Karya Tulis Ilmiah
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 19 Nov, 2025
Est. 2 Menit

Jakarta, Indonesia — Tim Nextar Symbiosis UNU Jogja yang beranggotakan tiga mahasiswa Program Studi Akuntansi, Nazril Hasan, Nur Uzlyfatul Hadi, dan Said Muhammad Razzaq, berhasil menembus 10 besar nasional dalam Kompetisi Karya Tulis Ilmiah NexSolve IEEE UI di Jakarta.
Dalam kompetisi, tim Nextar Symbiosis mengusung riset tentang dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap perilaku moral siswa sekolah menengah. Riset ini dituangkan dalam makalah berjudul ‘Integrasi Kecerdasan Buatan dalam Pendidikan dan Dampaknya terhadap Perkembangan Moral Siswa Sekolah Menengah Atas.’
“Riset kami muncul berawal dari keresahan terhadap dampak penggunaan kecerdasan buatan (AI) pada pelajar SMA/SMK. Kami menilai mereka belum bijak memanfaatkan teknologi ini. Hal ini dapat berimbas pada menurunnya kemampuan berpikir kritis, meningkatnya potensi kecurangan akademik, serta kemungkinan munculnya ketergantungan pada AI,” jelas Nazril Hasan, Senin (17/11).
Lebih dalam, ia menjelaskan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan perlunya sosialisasi dan pengawasan penggunaan AI pada pelajar secara berkelanjutan untuk menekan potensi kecurangan akademik. Langkah tersebut juga dinilai efektif dalam menjaga sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di era digital.
Ia juga merekomendasikan pentingnya pendampingan etis dalam pemanfaatan AI. Menurutnya, peran guru dan orang tua menjadi kunci dalam membentuk karakter moral siswa. “Dengan pendampingan yang tepat, teknologi AI dapat menjadi perangkat yang memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus menjunjung tinggi integritas akademik,” pungkasnya.
Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Diah Wulandaru memberikan apresiasi pada prestasi yang diraih mahasiswa. Ia menilai gagasan yang diusung oleh tim Nextar Symbiosis adalah bentuk keresahan generasi muda pada sumber daya manusia masa depan.
“Gagasan mereka patut kita apresiasi. Keresahan mereka sebagai generasi muda adalah kewaspadaan bersama terhadap dampak negatif AI di masa yang akan datang. Kita sebagai akademisi perlu memastikan bahwa perkembangan teknologi tetap berpihak pada kemajuan moral, bukan hanya kemajuan teknis,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa riset seperti ini penting untuk mendorong lahirnya kebijakan dan literasi digital yang lebih komprehensif di lingkungan pendidikan. “Peran perguruan tinggi adalah membentuk mahasiswa yang bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga kritis, beretika, dan peduli terhadap isu-isu kemanusiaan. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNU Jogja siap memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat,” pungkasnya. [Latifah]
Bagikan
Berita Terkait

Mahasiswa Jurusan PGSD UNU Jogja Raih Juara 3 Kompetisi Dai di Tingkat DIY
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 9 Mar, 2026 | Durasi. 2 Menit

Civitas UNU Jogja Borong Prestasi dalam ANUGERAH LPTNU 2026
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 10 Mar, 2026 | Durasi. 3 Menit

UNU Jogja Raih Penghargaan Mitra Pemberdayaan Terbaik 2025 dari BTPN Syariah
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 27 Feb, 2026 | Durasi. 2 Menit
Tim Hadroh UNU Jogja Ukir Prestasi Raih Juara 2 dalam Lomba Hadroh se- DIY-Jateng
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 12 Feb, 2026 | Durasi. 2 Menit
Berita Populer
UNU Jogja Peringati Harlah ke-9, Tandai Fase Konsolidasi untuk Perkokoh Laju Akselerasi
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 12 Mar, 2026 | Durasi. 3 Menit
Mahasiswa Jurusan PGSD UNU Jogja Raih Juara 3 Kompetisi Dai di Tingkat DIY
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 9 Mar, 2026 | Durasi. 2 Menit
Civitas UNU Jogja Borong Prestasi dalam ANUGERAH LPTNU 2026
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 10 Mar, 2026 | Durasi. 3 Menit
Jelajahi Masa Depan Industri Olahraga di GSIC Summit APAC 2026!
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 5 Mar, 2026 | Durasi. 2 Menit
