Member Logo

UNU Jogja Bekali Mahasiswa Bangun Personal Branding untuk Tingkatkan Daya Saing Karier

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 14 Jul, 2026

Est. 4 Menit

UNU Jogja Bekali Mahasiswa Bangun Personal Branding untuk Tingkatkan Daya Saing Karier

Yogyakarta, Indonesia – Memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) yang tinggi saja kini belum cukup untuk memenangkan persaingan dunia kerja. Perusahaan dan berbagai institusi juga mencari lulusan yang mengenal dirinya, memiliki tujuan karir yang jelas, mampu berkomunikasi dengan baik, serta dapat menunjukkan nilai tambah yang dimiliki.

Menjawab tantangan tersebut, Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU  Jogja)  melalui Pusat Studi Kependudukan dan Kesejahteraan Keluarga (Pusdeka) bekerja sama dengan Direktorat Kemahasiswaan dan Employability serta LKKNU DIY menyelenggarakan Kelas Personal Branding: Zero to Hero. Program ini dirancang untuk membantu mahasiswa membangun kesadaran diri (self-awareness), mengembangkan growth mindset, menyusun rencana pengembangan diri, hingga membangun personal branding yang autentik sebagai bekal memasuki dunia profesional.

Direktur Pusdeka UNU Jogja, Rindang Farihah, S.Ag., M.A., mengatakan bahwa pengembangan mahasiswa saat ini tidak lagi cukup berfokus pada aspek akademik. Perguruan tinggi juga perlu membekali mahasiswa dengan kemampuan mengenali potensi diri, merancang pengembangan karier, serta membangun identitas profesional sejak masih duduk di bangku kuliah.

Baca juga : Tiga Pustakawan UNU Jogja Dipercaya Duduki Kepengurusan Organisasi Profesi Perpustakaan

"Personal branding bukan tentang menciptakan pencitraan, tetapi tentang mengenali siapa diri kita, apa nilai yang kita miliki, dan bagaimana mengkomunikasikan potensi tersebut secara autentik. Ketika mahasiswa memahami keunggulan dirinya, mereka akan lebih siap bersaing sekaligus lebih percaya diri dalam memasuki dunia kerja,” katanya.

Berbeda dengan pelatihan personal branding pada umumnya yang berfokus pada cara membangun citra diri, program ini mengajak mahasiswa memulai dari proses mengenali diri sendiri sebagai fondasi utama sebelum membangun reputasi profesional.

Mengenal Diri Sendiri, Langkah Awal Membangun Personal Branding 

Materi pertama bertajuk Know Thyself dibawakan oleh Rika Iffati, M.Psi. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami bahwa personal branding bukan sekadar bagaimana orang lain melihat diri kita, tetapi berangkat dari pemahaman terhadap siapa diri kita sebenarnya.

Peserta diajak mengeksplorasi berbagai aspek yang membentuk identitas diri, mulai dari pengalaman hidup, proses refleksi, interaksi sosial, hingga nilai dan keyakinan yang menjadi prinsip dalam menjalani kehidupan.

Baca juga : Agribisnis Expo 2026, Pembelajaran Nyata Mahasiswa UNU Jogja dari Produksi hingga Pemasaran

Mahasiswa juga melakukan refleksi terhadap karakter, kelebihan, kekurangan, bakat, dan minat yang dimiliki. Proses tersebut menjadi dasar dalam menentukan arah pengembangan diri sekaligus menemukan keunikan yang dapat menjadi nilai lebih ketika memasuki dunia kerja.

Personal Branding Berangkat dari Nilai dan Integritas 

Program ini juga mengintegrasikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) yang disampaikan oleh Rindang Farihah, S.Ag., M.A. Nilai-nilai seperti tawasuth (moderat), tawazun (seimbang), i'tidal (tegak lurus), serta tasammuh (toleransi) menjadi landasan dalam membangun karakter mahasiswa.

Dengan demikian, personal branding yang dibangun mahasiswa tidak hanya berorientasi pada pencapaian individu, tetapi juga mencerminkan integritas, tanggung jawab, dan kemaslahatan bagi masyarakat.

Growth Mindset Membantu Mahasiswa Terus Berkembang 

Setelah mengenali potensi diri, peserta memperoleh materi Growth Mindset dan Motivasi Berprestasi yang disampaikan oleh Jihad Wafda, S.Psi. Sesi ini menanamkan cara berpikir bahwa kemampuan dapat terus berkembang melalui proses belajar, latihan, dan pengalaman.

Dengan pola pikir bertumbuh, mahasiswa diharapkan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan akademik maupun persaingan kerja. Sebaliknya, setiap kegagalan dipandang sebagai bagian dari proses pembelajaran yang membantu meningkatkan kapasitas diri.

Menyusun Goal Setting agar Tujuan Karir Lebih Terarah 

Pada sesi berikutnya, Rinanti Nur Hapsari, M.Psi., Psikolog membimbing peserta menyusun Goal Setting dan Individual Development Plan (IDP).

Dalam materinya dijelaskan bahwa tujuan karir berfungsi sebagai kompas yang membantu mahasiswa menentukan prioritas selama kuliah. Mahasiswa yang memiliki tujuan yang jelas akan lebih mudah memilih kompetensi yang perlu dikembangkan sehingga portofolionya memiliki nilai tambah di mata industri.

Baca juga : Abdul Latif, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Raih Juara II Lomba Desain Poster Peksimiprov DIY 2026 Peksimiprov DIY 2026

Peserta kemudian dikenalkan pada metode SMART Goal, yaitu tujuan yang harus bersifat Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time-bound agar dapat diwujudkan secara realistis.

Selain itu, mahasiswa juga diajak mengenali berbagai hambatan yang sering membuat target gagal tercapai, seperti kebiasaan menunda pekerjaan (procrastination), rasa takut gagal, kurang fokus, hingga belum memiliki langkah teknis yang jelas. Untuk mengatasinya, peserta diberikan berbagai strategi praktis, mulai dari membuat skala prioritas, menerapkan aturan lima menit, mencatat perkembangan secara berkala, hingga membangun konsistensi.

Individual Development Plan Jadi Peta Pengembangan Karier 

Tidak berhenti pada penetapan tujuan, peserta juga menyusun Individual Development Plan (IDP) sebagai dokumen yang memetakan kompetensi yang perlu dikembangkan sesuai dengan cita-cita karier.

Melalui IDP, mahasiswa diajak mencari informasi mengenai kompetensi yang dibutuhkan dalam profesi yang diinginkan, mengidentifikasi kesenjangan kemampuan yang dimiliki saat ini, kemudian menyusun rencana aksi dalam jangka waktu enam bulan hingga satu tahun ke depan.

Baca juga : UNU Jogja dan Recoolit Dorong Kolaborasi Dekarbonisasi Sektor Pariwisata Bersama Kadin DIY

Pendekatan ini diharapkan membuat mahasiswa tidak hanya memiliki impian, tetapi juga mampu menerjemahkannya menjadi langkah-langkah nyata yang terukur.

Action Plan Dorong Mahasiswa Wujudkan Rencana Karier 

Sebagai penutup rangkaian pelatihan, peserta mengikuti sesi Action Plan dan Presentasi yang dipandu oleh Joko Susilo, S.IP., CMT. dan Hamdi Putra Ahmad, M.Phil. Pada sesi ini, mahasiswa didampingi untuk menyusun rencana aksi (action plan) berdasarkan tujuan karir dan Individual Development Plan (IDP) yang telah dirancang pada sesi sebelumnya. 

Melalui presentasi tersebut, peserta tidak hanya memperoleh masukan dari para fasilitator, tetapi juga berlatih mengkomunikasikan rencana pengembangan diri secara sistematis. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong mahasiswa mengubah target yang telah disusun menjadi langkah-langkah nyata yang dapat diterapkan dalam perjalanan akademik maupun karier mereka. 

UNU Jogja Employability Mahasiswa 

Melalui Kelas Personal Branding: Zero to Hero, UNU Jogja menegaskan komitmennya sebagai kampus di Jogja yang tidak hanya berfokus pada keunggulan akademik, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan pengembangan diri dan kesiapan karier 

Program ini tidak hanya membantu mahasiswa mengenali potensi diri dan meningkatkan rasa percaya diri, tetapi juga membekali mereka dengan kemampuan menyusun tujuan karir, merancang pengembangan kompetensi, serta membangun identitas profesional yang autentik. Dengan bekal tersebut, lulusan diharapkan memiliki daya saing yang lebih kuat dan siap beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja maupun dunia usaha. [Latifah]

Bagikan

Berita Terkait

Dosen dan Mahasiswa Farmasi UNU Jogja Gelar Penyuluhan Hipertensi dan Diabetes serta Cek Kesehatan bagi Warga Pandean, Umbulharjo

Dosen dan Mahasiswa Farmasi UNU Jogja Gelar Penyuluhan Hipertensi dan Diabetes serta Cek Kesehatan bagi Warga Pandean, Umbulharjo

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 16 Jul, 2026 | Durasi. 3 Menit

Liburan Sekolah, Anak Belajar Bahasa Inggris dan STEAM Lewat Eksperimen Seru di UNU Jogja

Liburan Sekolah, Anak Belajar Bahasa Inggris dan STEAM Lewat Eksperimen Seru di UNU Jogja

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 10 Jul, 2026 | Durasi. 5 Menit

UNU Jogja Perkuat UMKM DIY melalui Pendampingan Dosen Lintas Fakultas dalam Program Inkubasi Bisnis Bersama NU Care-LAZISNU DIY

UNU Jogja Perkuat UMKM DIY melalui Pendampingan Dosen Lintas Fakultas dalam Program Inkubasi Bisnis Bersama NU Care-LAZISNU DIY

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 10 Jul, 2026 | Durasi. 4 Menit

Berita Populer

UNU Jogja Raih Terbaik 1 Anugerah Kerja Sama Diktisaintek LLDIKTI Wilayah V 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 8 Jul, 2026 | Durasi. 3 Menit

Abdul Latif, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Raih Juara II Lomba Desain Poster Peksimiprov DIY 2026 Peksimiprov DIY 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Jul, 2026 | Durasi. 2 Menit

UNU Jogja Juara 1 untuk Pengelolaan Laman di Anugerah Humas Diktisaintek LLDIKTI Wilayah V

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 3 Jul, 2026 | Durasi. 4 Menit

Runner Up IV Putri Budaya Yogyakarta 2026, Mahasiswa Farmasi UNU Jogja Ajak Generasi Muda Berani Lestarikan Budaya

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 29 Jun, 2026 | Durasi. 4 Menit