UNU Jogja Bersiap Menjadi Zona KHAS, Perkuat Komitmen Hadirkan Kantin Halal, Aman, dan Sehat
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 26 Jun, 2026
Est. 3 Menit

Yogyakarta, Indonesia – Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan lingkungan kampus yang sehat dan nyaman melalui persiapan pengembangan Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat) di area kantin kampus. Sebagai bagian dari proses tersebut, perwakilan tenant kantin dan pengelola kantin UNU Jogja mengikuti Workshop Pengembangan Zona KHAS DIY Tahun 2026 yang diselenggarakan di Hotel Porta by Ambarukmo, Rabu (17/6).
Program pengembangan Zona KHAS merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia Kantor Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Halal Center UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang melibatkan sejumlah perguruan tinggi di DIY, termasuk UNU Jogja. Salah satu tujuan program ini adalah memastikan kantin kampus memenuhi standar keamanan pangan, kesehatan lingkungan, serta prinsip halal yang dapat memberikan perlindungan dan kenyamanan bagi konsumen.
Dalam workshop tersebut, peserta memperoleh berbagai materi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, mulai dari regulasi di bidang pangan, keamanan pangan dan penyakit bawaan makanan, higiene personel, pencucian peralatan, hingga prinsip higiene sanitasi makanan dan pengelolaan lingkungan kantin.
Kepala UPT Halal Centre UNU Jogja, Dr. Fahmaninda Listiyani, B.Ecs (Hons), M.P.E., bersama tim pengelola kantin turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya mempersiapkan kantin kampus agar memenuhi persyaratan Zona KHAS.
Ia mengatakan, workshop ini menjadi langkah penting karena salah satu syarat terpenuhinya predikat Zona KHAS adalah kepemilikan Label Higiene Sanitasi Pangan bagi setiap tenant kantin.
"Kami sangat menyambut baik program pengembangan Zona KHAS ini karena sejalan dengan komitmen UNU Jogja dalam menyediakan layanan kantin yang halal, aman, sehat, dan berkualitas bagi seluruh sivitas akademika. Melalui pendampingan dan pelatihan ini, kami dapat memahami standar yang harus dipenuhi sekaligus mempersiapkan tenant kantin agar siap mengikuti proses sertifikasi dan penilaian yang ditetapkan," katanya.
Setelah mengikuti penyuluhan, Dinas Kesehatan akan melakukan kunjungan dan inspeksi ke kantin-kantin yang sedang mengajukan program Zona KHAS. Tenant yang memenuhi standar akan memperoleh label sebagai bukti bahwa telah lolos uji higiene dan sanitasi pangan.
Menurut Fahmaninda, proses ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi persyaratan administratif, tetapi juga membangun budaya keamanan pangan yang berkelanjutan di lingkungan kampus. Dengan demikian, kantin dapat menjadi ruang yang mendukung kesehatan, kenyamanan, dan produktivitas warga kampus.
Melalui partisipasi aktif dalam program ini, UNU Jogja berharap dapat mewujudkan kantin kampus yang tidak hanya menyediakan makanan halal, tetapi juga memenuhi aspek keamanan pangan dan kesehatan lingkungan.
"Kehadiran Zona KHAS di lingkungan kampus diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan bagi sivitas akademika sekaligus menjadi contoh praktik pengelolaan kantin yang sehat, aman, dan berkelanjutan," pungkasnya. [Latifah]
Bagikan
Berita Terkait

Decarbonomics Center UNU Jogja bersama PT. Inovasi Karbon Klinik Gagas Pembentukan Pesantren Decarbonization Hub
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 24 Jun, 2026 | Durasi. 4 Menit

UNU Jogja dan Kanwil Kemenag DIY Matangkan Bimtek Fasilitator dan Bimwin Catin, Dorong Penguatan Program Keluarga Sakinah hingga Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Inggris
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 22 Jun, 2026 | Durasi. 3 Menit

Dari Koran Tertua hingga Platform Gen Z, UNU Jogja Perkuat Kolaborasi Media untuk Sebarluaskan Riset Berdampak
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 12 Jun, 2026 | Durasi. 4 Menit
Berita Populer
Seleksi Ketat 1.081 Peserta, Mahasiswi PGSD UNU Jogja Lolos GerakDampak Academy 2026 Indika Foundation dan Angkat Isu Kesehatan Mental Mahasiswa
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 24 Jun, 2026 | Durasi. 2 Menit
Mahasiswa PBI UNU Jogja Raih Dua Prestasi Nasional di NEC 2026, Angkat Isu Etika AI dan Dampak Lingkungan
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 23 Jun, 2026 | Durasi. 3 Menit
Mahasiswi Jurusan Farmasi UNU Jogja Raih Runner Up II dan Best Favorite Duta Kesehatan DIY 2026, Angkat Isu Sanitasi Lingkungan
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 17 Jun, 2026 | Durasi. 4 Menit
Alumni Jurusan Farmasi UNU Jogja Berkiprah di Pusat Krisis Kesehatan Regional Jawa Tengah Kemenkes RI
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 12 Jun, 2026 | Durasi. 2 Menit
