Member Logo

Bangun Budaya Kampus Tangguh Bencana, UNU Jogja Perkuat Sistem Proteksi Kebakaran Bersama BPBD DIY

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 30 Jun, 2026

Est. 3 Menit

Bangun Budaya Kampus Tangguh Bencana, UNU Jogja Perkuat Sistem Proteksi Kebakaran Bersama BPBD DIY

Yogyakarta, Indonesia – Keselamatan di lingkungan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kualitas sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kesiapsiagaan seluruh warga kampus dalam menghadapi situasi darurat. Berangkat dari komitmen tersebut, Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) menyelenggarakan Sosialisasi dan Asesmen Sistem Proteksi Kebakaran atau Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG) bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (30/6).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara UNU Jogja dan BPBD DIY dalam memperkuat upaya pengurangan risiko bencana serta membangun budaya keselamatan di lingkungan kampus. Seluruh rangkaian diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta karyawan dari sejumlah unit kerja yang berkantor di lingkungan Kampus UNU Jogja. 

Sosialisasi menghadirkan narasumber Mahujud Shosita Hady, S.Sos., M.Si., Analis Kebakaran Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD DIY, yang memaparkan pentingnya pengurangan risiko bencana serta penerapan sistem proteksi kebakaran di lingkungan gedung.

Baca juga : Dosen UNU Jogja Perkuat Sinergi Akademik dalam Pengembangan Smart City Bantul

Dalam pemaparannya, Mahujud menjelaskan bahwa Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu wilayah dengan tingkat risiko bencana yang tinggi. Berdasarkan kajian Indeks Ketahanan Daerah (IKD), terdapat 14 potensi ancaman bencana di DIY, dengan kebakaran menjadi salah satu jenis bencana yang memiliki intensitas kejadian paling tinggi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kesiapsiagaan terhadap kebakaran perlu menjadi perhatian bersama, termasuk di lingkungan perguruan tinggi.

Ia juga menekankan bahwa upaya penanggulangan bencana saat ini tidak lagi berfokus pada penanganan setelah kejadian, tetapi mengedepankan langkah-langkah pencegahan dan peningkatan kapasitas masyarakat. Menurut hasil berbagai penelitian yang dipaparkan dalam materi, sebagian besar korban bencana bukan disebabkan oleh bencananya itu sendiri, melainkan karena rendahnya kapasitas untuk menyelamatkan diri ketika keadaan darurat terjadi.

Karena itu, sistem proteksi kebakaran tidak hanya mencakup ketersediaan peralatan seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), sistem alarm, detektor asap, maupun jalur evakuasi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia melalui edukasi, pelatihan, dan simulasi yang dilakukan secara berkelanjutan.

Baca juga : Industri Farmasi Terus Berkembang, Jurusan Farmasi UNU Jogja Siapkan Lulusan yang Siap Menjawab Tantangan Distribusi Obat Modern

Selain sosialisasi di dalam ruangan, kegiatan dilanjutkan dengan asesmen lapangan terhadap sistem proteksi kebakaran di lingkungan Kampus UNU Jogja. Tim BPBD DIY melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana pendukung keselamatan kebakaran sebagai bagian dari evaluasi awal penerapan Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG). Hasil asesmen tersebut diharapkan menjadi dasar bagi penguatan sistem keselamatan kebakaran di lingkungan kampus pada masa mendatang.

Dir. Optimalisasi Aset dan Infrastruktur UNU Jogja, Dhafiq Kurniawan, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen universitas untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan seluruh civitas akademika dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

"Perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga harus menjadi lingkungan yang aman dan siap menghadapi berbagai potensi bencana. Melalui kerja sama dengan BPBD DIY, kami ingin membangun budaya kesiapsiagaan di kalangan sivitas akademika, sehingga setiap warga kampus memahami langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi darurat," ujar Dhafiq. 

Melalui kolaborasi dengan BPBD DIY, UNU Jogja berharap penguatan sistem proteksi kebakaran tidak berhenti pada pemenuhan standar fasilitas, tetapi juga membangun budaya sadar risiko di lingkungan kampus. Dengan meningkatnya pengetahuan, kesiapsiagaan, dan kapasitas seluruh civitas akademika, universitas berupaya mewujudkan kampus yang lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai situasi darurat. [Latifah]

Bagikan

Berita Terkait

Dosen dan Mahasiswa Farmasi UNU Jogja Gelar Penyuluhan Hipertensi dan Diabetes serta Cek Kesehatan bagi Warga Pandean, Umbulharjo

Dosen dan Mahasiswa Farmasi UNU Jogja Gelar Penyuluhan Hipertensi dan Diabetes serta Cek Kesehatan bagi Warga Pandean, Umbulharjo

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 16 Jul, 2026 | Durasi. 3 Menit

UNU Jogja Bekali Mahasiswa Bangun Personal Branding untuk Tingkatkan Daya Saing Karier

UNU Jogja Bekali Mahasiswa Bangun Personal Branding untuk Tingkatkan Daya Saing Karier

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 14 Jul, 2026 | Durasi. 4 Menit

Liburan Sekolah, Anak Belajar Bahasa Inggris dan STEAM Lewat Eksperimen Seru di UNU Jogja

Liburan Sekolah, Anak Belajar Bahasa Inggris dan STEAM Lewat Eksperimen Seru di UNU Jogja

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 10 Jul, 2026 | Durasi. 5 Menit

UNU Jogja Perkuat UMKM DIY melalui Pendampingan Dosen Lintas Fakultas dalam Program Inkubasi Bisnis Bersama NU Care-LAZISNU DIY

UNU Jogja Perkuat UMKM DIY melalui Pendampingan Dosen Lintas Fakultas dalam Program Inkubasi Bisnis Bersama NU Care-LAZISNU DIY

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 10 Jul, 2026 | Durasi. 4 Menit

Berita Populer

UNU Jogja Raih Terbaik 1 Anugerah Kerja Sama Diktisaintek LLDIKTI Wilayah V 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 8 Jul, 2026 | Durasi. 3 Menit

Abdul Latif, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Raih Juara II Lomba Desain Poster Peksimiprov DIY 2026 Peksimiprov DIY 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Jul, 2026 | Durasi. 2 Menit

UNU Jogja Juara 1 untuk Pengelolaan Laman di Anugerah Humas Diktisaintek LLDIKTI Wilayah V

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 3 Jul, 2026 | Durasi. 4 Menit

Runner Up IV Putri Budaya Yogyakarta 2026, Mahasiswa Farmasi UNU Jogja Ajak Generasi Muda Berani Lestarikan Budaya

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 29 Jun, 2026 | Durasi. 4 Menit