Industri Farmasi Terus Berkembang, Jurusan Farmasi UNU Jogja Siapkan Lulusan yang Siap Menjawab Tantangan Distribusi Obat Modern
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 26 Jun, 2026
Est. 3 Menit

Yogyakarta, Indonesia – Industri farmasi Indonesia tengah memasuki fase transformasi yang semakin dinamis seiring dengan percepatan hilirisasi dan penguatan industri strategis nasional. Tidak hanya sektor produksi obat, kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memahami sistem distribusi, regulasi, hingga manajemen rantai pasok farmasi juga terus meningkat.
Arah tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong percepatan pengembangan industri nasional. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghasilkan lulusan yang mampu memenuhi kebutuhan tenaga profesional pada sektor-sektor strategis, termasuk industri farmasi.
Menyikapi perkembangan tersebut, Jurusan Farmasi Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) terus memperkuat pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri melalui kolaborasi dengan praktisi.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja, Jurusan Farmasi UNU Jogja menyelenggarakan kuliah umum bertajuk Peluang, Tantangan, dan Tren Masa Depan Distribusi Farmasi, Kamis (26/6). Kegiatan ini menghadirkan apt. Hikmah Dinamica, S.Farm., Koordinator Distribusi PT Anugrah Argon Medica Cabang Yogyakarta, sebagai narasumber dan diikuti mahasiswa Farmasi angkatan 2023, 2024, dan 2025.
Baca juga : Atasi Masalah Kekeringan Desa Giripurwo, Program Kosabangsa UNU Jogja Raih Ranking 74 Dunia
Dalam sesi tersebut, Hikmah menjelaskan bahwa distribusi farmasi memegang peran strategis dalam menjaga mutu, keamanan, dan efektivitas obat sepanjang rantai pasok, mulai dari produsen hingga diterima oleh pasien.
Menurut Hikmah, distribusi farmasi bukan sekadar proses pengiriman obat dari produsen kepada konsumen. Sistem ini merupakan rangkaian proses yang memastikan mutu, keamanan, dan efektivitas obat tetap terjaga hingga diterima oleh fasilitas pelayanan kesehatan maupun masyarakat.
“Karena itu, tenaga kefarmasian dituntut memahami aspek manajemen mutu, etika profesi, dokumentasi, regulasi, hingga pengelolaan rantai distribusi sesuai standar Cara Distribusi Obat yang Baik,” ungkapnya.
Materi kuliah juga memperkenalkan berbagai aspek penting dalam distribusi farmasi, mulai dari manajemen mutu, dokumentasi, penyimpanan, transportasi, pengelolaan produk rantai dingin (cold chain), hingga sistem inspeksi dan pengendalian mutu yang menjadi standar dalam industri farmasi.
"Distribusi farmasi memiliki peran strategis dalam memastikan setiap obat yang sampai kepada pasien tetap memenuhi standar mutu, keamanan, dan khasiat sesuai ketentuan yang berlaku," jelas Hikmah.
Peluang Karir Lulusan Farmasi di Berbagai Sektor Industri
Selain memperkenalkan proses distribusi obat, mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai beragam prospek karir lulusan Farmasi, mulai dari industri farmasi, pedagang besar farmasi (PBF), rumah sakit, apotek, perusahaan logistik kesehatan, bidang quality assurance, regulatory affairs, manajemen rantai pasok, hingga instansi pemerintah yang bergerak di bidang pengawasan obat dan pelayanan kesehatan.
Dekan Fakultas Industri Halal UNU Jogja, Listiana Hidayati, mengatakan bahwa jurusan Farmasi UNU Jogja terus mengembangkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri. Selain membangun kompetensi akademik, mahasiswa juga dibekali pengalaman belajar bersama praktisi agar memiliki kesiapan profesional ketika memasuki dunia kerja.
"Kami ingin menghasilkan lulusan Farmasi yang tidak hanya menguasai ilmu kefarmasian, tetapi juga memahami praktik industri, etika profesi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan sektor kesehatan. Kolaborasi bersama dunia industri menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran di jurusan Farmasi UNU Jogja," ujar Listiani.
Sementara itu, moderator acara sekaligus dosen jurusan Farmasi UNU Jogja, Meki Pranata, menjelaskan bahwa kehadiran praktisi industri memberikan perspektif nyata kepada mahasiswa mengenai tantangan profesi yang akan mereka hadapi setelah lulus.
"Mahasiswa nantinya akan terjun langsung ke dunia kerja. Karena itu, sebelum memasuki praktik lapangan, mereka perlu memahami bagaimana sistem distribusi farmasi berjalan, standar yang diterapkan industri, serta kompetensi yang dibutuhkan agar mampu berkontribusi secara profesional," jelasnya.
Sebagai kampus di Jogja yang berorientasi pada industri global, UNU Jogja terus memperkuat kolaborasi dengan dunia industri sebagai bagian dari komitmen menghasilkan lulusan jurusan Farmasi yang adaptif, kompeten, dan siap berkontribusi dalam mendukung pembangunan industri kesehatan nasional serta penguatan ekosistem farmasi Indonesia. [Latifah]
Bagikan
Berita Terkait

Berawal dari Magang, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Dipercaya Pimpin Pengembangan Teknologi Startup Medis
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

Fakultas Dirasah Islamiyah UNU Jogja Terbitkan Jurnal Perdana JoDI, Angkat Isu Keislaman Kontemporer hingga Ekonomi Syariah
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

UNU Jogja Bekali Mahasiswa Angkatan 2023 Hadapi Dunia Kerja lewat Laboratorium Sosial 2026 yang Berdampak Nyata
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

Mahasiswa Studi Islam Interdisipliner UNU Jogja Dampingi Puluhan UMK DIY Raih Sertifikat Halal melalui Mata Kuliah Halal Lifestyle
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 3 Menit
Berita Populer
Mutiara Azzahra Tzabitah Zain Ababil, Mahasiswi Tuli Prodi Teknologi Hasil Pertanian UNU Jogja Raih Juara Harapan I Turnamen Futsal Tuli Antar Klub 2026
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 3 Menit
Mahasiswa PGSD UNU Jogja Raih Juara II Lomba Cipta Lagu Anak Tingkat Nasional
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit
JQH IAC UNU Jogja Raih Juara 1 Putra dan Juara Umum Festival Barzanji Trophy PBNU XI
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 27 Jul, 2026 | Durasi. 2 Menit
Frequently Asked Questions (FAQ): BEASISWA TALENTA LESTARI 2026
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 Jul, 2026 | Durasi. 9 Menit
