Member Logo

Berawal dari Magang, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Dipercaya Pimpin Pengembangan Teknologi Startup Medis

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026

Est. 4 Menit

Berawal dari Magang, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Dipercaya Pimpin Pengembangan Teknologi Startup Medis

Yogyakarta, Indonesia - Program magang tidak hanya menjadi ruang belajar bagi mahasiswa, tetapi juga dapat membuka jalan menuju dunia profesional. Hal itulah yang dialami Fauzan Arisanto, mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) angkatan 2023. Berawal dari Program Magang Konversi SKS, kini ia dipercaya memimpin pengembangan teknologi di perusahaan rintisan bidang pendidikan kedokteran.

Perjalanan tersebut dimulai saat Fauzan menjalani Praktik Kerja Industri pada semester enam di PT Gadjah Medika Cendekia (Medskill Indonesia), sebuah startup yang bergerak di bidang pendidikan kedokteran. Selama magang, ia mengemban peran sebagai Full Stack Developer dan terlibat langsung dalam pengembangan berbagai produk digital perusahaan.

"Magang ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena saya tidak hanya belajar, tetapi juga diberi kepercayaan mengembangkan produk yang benar-benar digunakan oleh pengguna," ujar Fauzan.

Salah satu produk yang dikembangkannya adalah platform e-learning Medskill Indonesia yang dimanfaatkan mahasiswa kedokteran dan dokter muda (koas) sebagai media pembelajaran dalam mempersiapkan Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). Melalui platform tersebut, peserta dapat mengakses materi pembelajaran secara lebih fleksibel dan terintegrasi.

Baca juga : Memahami Luka melalui Sajak, Puisi Berbasis Riset Selami Duka Anak Korban Perundungan

Tak berhenti di situ, Fauzan juga mengembangkan platform simulasi Objective Structured Clinical Examination (OSCE) berbasis web. Platform ini mendukung penyelenggaraan simulasi ujian praktik kedokteran secara digital, mulai dari pengelolaan station, peserta, penilaian penguji, hingga alur pelaksanaan ujian.

Inovasi yang menjadi nilai tambah platform tersebut adalah penerapan Artificial Intelligence (AI) sebagai virtual standardized patient. Teknologi ini memungkinkan mahasiswa berlatih melakukan anamnesis melalui interaksi dengan pasien virtual, sehingga pengalaman belajar menjadi lebih realistis sebelum menghadapi ujian praktik yang sesungguhnya.

https://firebasestorage.googleapis.com/v0/b/unuy-internal-prod.appspot.com/o/WhatsApp%20Image%202026-08-07%20at%2015-1786091672885.jpeg?alt=media&token=f92be7d6-f313-41f2-a6ab-3ec1886ef67b

"Harapannya, teknologi ini dapat membantu mahasiswa kedokteran berlatih kapan saja dengan simulasi yang mendekati kondisi nyata. AI tidak menggantikan dosen ataupun pasien, tetapi menjadi media latihan yang lebih interaktif," katanya.

Selain mengembangkan platform pembelajaran, Fauzan saat ini juga tengah merancang aplikasi mobile penyewaan manekin medis yang difokuskan untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Aplikasi tersebut ditujukan untuk mempermudah institusi pendidikan kesehatan, organisasi profesi, maupun mahasiswa dalam memperoleh akses terhadap manekin medis sebagai sarana pembelajaran dan pelatihan keterampilan klinis.

Baca juga : Fakultas Dirasah Islamiyah UNU Jogja Gelar Bimtek Fasilitator Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin Bekerjasama dengan Kementerian Agama RI

Kepercayaan perusahaan terhadap kemampuannya pun terus bertambah. Setelah program magang berakhir, Fauzan tetap diminta melanjutkan pengembangan berbagai produk digital perusahaan. Bahkan, ia telah menerima offering letter untuk bergabung sebagai Lead IT di PT Gadjah Medika Cendekia (Medskill Indonesia).

Dalam posisi tersebut, Fauzan akan memimpin pengembangan teknologi sekaligus mengawal inovasi berbagai produk digital perusahaan. Baginya, kesempatan tersebut menjadi bukti bahwa pengalaman magang yang dijalani secara sungguh-sungguh mampu menjadi jembatan menuju karier profesional, bahkan sebelum menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah.

Wakil Dekan Fakultas Teknologi Informasi UNU Jogja, Fadmi Rina, mengaku bangga atas capaian yang diraih Fauzan. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UNU Jogja mampu bersaing di dunia industri sejak masih berada di bangku kuliah.

"Kami sangat bangga dengan pencapaian Fauzan. Di semester enam, ia sudah mampu menunjukkan kompetensi yang dibutuhkan industri, memiliki keterampilan teknis yang baik, kreativitas dalam mengembangkan teknologi, serta keberanian untuk berkolaborasi dengan mitra di luar kampus. Ini membuktikan bahwa mahasiswa UNU Jogja mampu berkompetisi dan menghasilkan karya yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Baca juga : Sambut Hangat Kunjungan Harian Jogja, UNU Jogja Siap Hadirkan Solusi Ilmiah Seiring Perkembangan Jurnalisme Konstruktif

Fadmi menilai, keberhasilan tersebut tidak datang secara instan. Selama mengikuti perkuliahan, Fauzan dikenal sebagai mahasiswa yang ramah, rajin, aktif mengikuti pembelajaran, dan senang berdiskusi untuk memperdalam materi.

"Di kelas, Fauzan dikenal sebagai mahasiswa yang ramah, disiplin, aktif berdiskusi, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Ia tidak hanya memahami materi dengan baik, tetapi juga mampu mengembangkannya menjadi solusi teknologi yang aplikatif. Karakter seperti inilah yang menjadi modal penting ketika terjun ke dunia industri," katanya.

Ia berharap prestasi Fauzan dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kompetensi sejak dini.

"Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi mahasiswa lain, khususnya teman-teman seangkatannya, untuk berani mengambil peluang, membangun jejaring, dan mengasah kemampuan di luar kampus. Fauzan telah menunjukkan bahwa mahasiswa yang masih menempuh studi pun dapat dipercaya memimpin pengembangan teknologi di industri. Kami berharap ia dapat menjadi role model dan agen motivasi bagi mahasiswa UNU Jogja untuk terus berkarya, berinovasi, dan berprestasi," tutupnya.

Capaian Fauzan menjadi salah satu contoh bagaimana mahasiswa UNU Jogja mampu mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan untuk menjawab kebutuhan dunia industri. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan mitra industri, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga kesempatan menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. [Latifah]

Bagikan

Berita Terkait

Fakultas Dirasah Islamiyah UNU Jogja Terbitkan Jurnal Perdana JoDI, Angkat Isu Keislaman Kontemporer hingga Ekonomi Syariah

Fakultas Dirasah Islamiyah UNU Jogja Terbitkan Jurnal Perdana JoDI, Angkat Isu Keislaman Kontemporer hingga Ekonomi Syariah

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

UNU Jogja Bekali Mahasiswa Angkatan 2023 Hadapi Dunia Kerja lewat Laboratorium Sosial 2026 yang Berdampak Nyata

UNU Jogja Bekali Mahasiswa Angkatan 2023 Hadapi Dunia Kerja lewat Laboratorium Sosial 2026 yang Berdampak Nyata

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

Mahasiswa Studi Islam Interdisipliner UNU Jogja Dampingi Puluhan UMK DIY Raih Sertifikat Halal melalui Mata Kuliah Halal Lifestyle

Mahasiswa Studi Islam Interdisipliner UNU Jogja Dampingi Puluhan UMK DIY Raih Sertifikat Halal melalui Mata Kuliah Halal Lifestyle

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 6 Aug, 2026 | Durasi. 3 Menit

Berita Populer

Mutiara Azzahra Tzabitah Zain Ababil, Mahasiswi Tuli Prodi Teknologi Hasil Pertanian UNU Jogja Raih Juara Harapan I Turnamen Futsal Tuli Antar Klub 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 3 Menit

Mahasiswa PGSD UNU Jogja Raih Juara II Lomba Cipta Lagu Anak Tingkat Nasional

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

JQH IAC UNU Jogja Raih Juara 1 Putra dan Juara Umum Festival Barzanji Trophy PBNU XI

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 27 Jul, 2026 | Durasi. 2 Menit

Frequently Asked Questions (FAQ): BEASISWA TALENTA LESTARI 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 Jul, 2026 | Durasi. 9 Menit