Member Logo

Decarbonomics Center UNU Jogja bersama PT. Inovasi Karbon Klinik Gagas Pembentukan Pesantren Decarbonization Hub

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 24 Jun, 2026

Est. 4 Menit

Decarbonomics Center UNU Jogja bersama PT. Inovasi Karbon Klinik Gagas Pembentukan Pesantren Decarbonization Hub

Yogyakarta, Indonesia – Decarbonomics Center UNU Jogja bersama PT. Inovasi Karbon Klinik (Clinovate) menggagas pembentukan Pesantren Decarbonization Hub sebagai model implementasi dekarbonisasi berbasis pesantren yang berpotensi menjadi percontohan nasional dalam upaya mendorong transisi menuju pembangunan rendah karbon, Jumat (19/6).

Gagasan tersebut mengemuka dalam workshop implementasi kerja sama antara kedua institusi yang diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) antara UNU Jogja melalui Decarbonomics Center dengan PT. Inovasi Karbon Klinik (Clinovate). Workshop tersebut menjadi ruang diskusi untuk menyusun berbagai program kolaborasi strategis yang dapat segera direalisasikan.

Kegiatan ini diikuti oleh para dosen dari empat program studi (jurusan), yaitu jurusan Teknologi Hasil Pertanian dan jurusan Agribisnis dari Fakultas Industri Halal, serta jurusan Teknik Informatika dan jurusan Teknik Elektro dari Fakultas Teknologi Informasi. 

Baca juga : Mahasiswa PBI UNU Jogja Raih Dua Prestasi Nasional di NEC 2026, Angkat Isu Etika AI dan Dampak Lingkungan

“Ke depan, implementasi kerja sama juga akan melibatkan berbagai fakultas, program studi, pusat studi, serta jejaring pengabdian masyarakat di lingkungan UNU Jogja sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi masing-masing,” kata Direktur Decarbonomics Center UNU Jogja, Tri Susdinarjanti. 

Pesantren Decarbonization Hub Dorong Integrasi Edukasi, Inovasi, dan Aksi Nyata Transisi Rendah Karbon di Lingkungan Pesantren 

Dalam diskusi tersebut, salah satu program unggulan yang diidentifikasi adalah pembentukan Pesantren Decarbonization Hub, yaitu model implementasi dekarbonisasi yang menjadikan pesantren sebagai pusat edukasi, inovasi, dan aksi nyata dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Program ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai inisiatif keberlanjutan di lingkungan pesantren, mulai dari pengukuran jejak karbon, instalasi biochar skala kecil, pengelolaan limbah biomassa, penerapan smart agriculture, implementasi energi terbarukan, pengembangan sistem digital Measurement, Reporting, and Verification (MRV), dashboard pemantauan karbon, pelaporan Environmental, Social, and Governance (ESG), hingga edukasi perubahan iklim bagi para santri.

Baca juga : Mahasiswa Teknik Elektro Kembangkan Sistem Parkir Otomatis Berbasis Sistem Tertanam

Sebagai langkah awal, implementasi akan difokuskan pada beberapa pesantren percontohan agar dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi yang dihasilkan dapat diukur secara optimal sebelum direplikasi ke wilayah lain. 

“Melalui pendekatan ini, pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga motor penggerak transformasi menuju masyarakat yang lebih adaptif dan berkelanjutan,” ungkap Didien, sapaannya.

Green Santri Program Dikembangkan untuk Mencetak Agen Perubahan Lingkungan Berbasis Literasi Karbon dan Edukasi Iklim 

Selain Pesantren Decarbonization Hub, workshop juga mengidentifikasi peluang pengembangan Green Santri Program yang bertujuan mencetak santri sebagai agen perubahan di bidang lingkungan. Program ini dapat diwujudkan melalui literasi karbon, edukasi perubahan iklim, pelatihan energi terbarukan, pengembangan biochar, kampanye lingkungan, hingga pembentukan Green Ambassador Santri.

Dalam bidang pendidikan, kolaborasi diarahkan pada integrasi materi decarbonomics ke dalam kurikulum berbagai program studi. Materi seperti carbon accounting, energy audit, ESG, MRV, biochar technology, dan carbon project development diharapkan dapat memperkaya kompetensi mahasiswa melalui pengalaman praktik, keterlibatan dalam proyek nyata, Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), serta peluang memperoleh sertifikasi profesi yang diakui industri.

Integrasi Decarbonomics ke Kurikulum dan Penguatan Sertifikasi Profesi untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa 

Kedua pihak juga membuka peluang penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi bersama di bidang Carbon Footprint Assessment, Energy Audit, Carbon Accounting, ESG, MRV, dan decarbonization. Selain itu, pengembangan skema sertifikasi profesi melalui kerja sama dengan BNSP atau LSP menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan daya saing lulusan.

Kolaborasi Riset dan Inovasi Difokuskan pada Solusi Nyata seperti Biochar, AI Lingkungan, hingga Digital MRV 

Pada aspek riset, berbagai topik potensial turut diidentifikasi untuk dikembangkan bersama, di antaranya biochar, smart agriculture, renewable energy, waste management, carbon removal, digital MRV, Internet of Things (IoT) monitoring, pemanfaatan artificial intelligence (AI) untuk pengelolaan lingkungan, serta carbon data analytics. Hasil riset tersebut diharapkan tidak berhenti pada publikasi ilmiah, melainkan mampu menjadi solusi nyata yang dapat diimplementasikan di masyarakat.

Alfonsus Arista Tefa, Direktur Utama  PT. Inovasi Karbon Klinik (Clinovate) menilai kolaborasi dengan UNU Jogja memiliki potensi besar karena kompetensi kedua belah pihak saling melengkapi. Namun, implementasi awal perlu difokuskan pada program-program pilot yang memiliki dampak nyata, indikator keberhasilan yang terukur, serta peluang memperoleh dukungan pendanaan dari CSR, pemerintah, maupun donor internasional.

Baca juga : UNU Jogja dan Kanwil Kemenag DIY Matangkan Bimtek Fasilitator dan Bimwin Catin, Dorong Penguatan Program Keluarga Sakinah hingga Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Inggris

Melalui kolaborasi ini, kedua belah pihak berharap dapat menghadirkan model kemitraan antara perguruan tinggi dan industri yang tidak hanya menghasilkan penelitian, tetapi juga layanan, produk, sertifikasi, model bisnis berkelanjutan, serta rekomendasi kebijakan berbasis bukti.

Didien juga menekankan bahwa Pesantren Decarbonization Hub diharapkan dapat menjadi bukti bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan perubahan iklim. Berbekal nilai-nilai keagamaan, semangat gotong royong, serta dukungan inovasi dan teknologi, pesantren berpotensi menjadi pusat lahirnya solusi dekarbonisasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

“Semoga ikhtiar bersama ini menghadirkan keberkahan, memberikan kemanfaatan yang luas, serta menjadi kontribusi nyata UNU Jogja sebagai kampus di Jogja yang serius dalam mendorong transisi menuju pembangunan rendah karbon melalui kolaborasi, riset, dan pemberdayaan masyarakat, bersama PT. Inovasi Karbon Klinik (Clinovate) dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan,” pungkas Didien. [Latifah]

Bagikan

Berita Terkait

UNU Jogja Bersiap Menjadi Zona KHAS, Perkuat Komitmen Hadirkan Kantin Halal, Aman, dan Sehat

UNU Jogja Bersiap Menjadi Zona KHAS, Perkuat Komitmen Hadirkan Kantin Halal, Aman, dan Sehat

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 26 Jun, 2026 | Durasi. 3 Menit

UNU Jogja dan Kanwil Kemenag DIY Matangkan Bimtek Fasilitator dan Bimwin Catin, Dorong Penguatan Program Keluarga Sakinah hingga Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Inggris

UNU Jogja dan Kanwil Kemenag DIY Matangkan Bimtek Fasilitator dan Bimwin Catin, Dorong Penguatan Program Keluarga Sakinah hingga Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, dan Inggris

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 22 Jun, 2026 | Durasi. 3 Menit

Dari Koran Tertua hingga Platform Gen Z, UNU Jogja Perkuat Kolaborasi Media untuk Sebarluaskan Riset Berdampak

Dari Koran Tertua hingga Platform Gen Z, UNU Jogja Perkuat Kolaborasi Media untuk Sebarluaskan Riset Berdampak

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 12 Jun, 2026 | Durasi. 4 Menit

Berita Populer

Seleksi Ketat 1.081 Peserta, Mahasiswi PGSD UNU Jogja Lolos GerakDampak Academy 2026 Indika Foundation dan Angkat Isu Kesehatan Mental Mahasiswa

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 24 Jun, 2026 | Durasi. 2 Menit

Mahasiswa PBI UNU Jogja Raih Dua Prestasi Nasional di NEC 2026, Angkat Isu Etika AI dan Dampak Lingkungan

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 23 Jun, 2026 | Durasi. 3 Menit

Mahasiswi Jurusan Farmasi UNU Jogja Raih Runner Up II dan Best Favorite Duta Kesehatan DIY 2026, Angkat Isu Sanitasi Lingkungan

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 17 Jun, 2026 | Durasi. 4 Menit

Alumni Jurusan Farmasi UNU Jogja Berkiprah di Pusat Krisis Kesehatan Regional Jawa Tengah Kemenkes RI

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 12 Jun, 2026 | Durasi. 2 Menit