Member Logo

Kontribusi Dosen UNU Jogja untuk Ketahanan Pangan, Ungkap Keragaman Genetik 21 Kultivar Bawang Merah Indonesia

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 2 Jun, 2026

Est. 2 Menit

Kontribusi Dosen UNU Jogja untuk Ketahanan Pangan, Ungkap Keragaman Genetik 21 Kultivar Bawang Merah Indonesia

Yogyakarta, Indonesia - Upaya mewujudkan ketahanan pangan tidak hanya dilakukan melalui peningkatan produksi pertanian, tetapi juga melalui penguatan riset dan inovasi. Dosen IPA di Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UNU Jogja, Dr. Dewi Masithoh, S.Pd., M.Pd. berhasil memetakan keragaman genetik 21 kultivar bawang merah Indonesia sebagai pijakan pengembangan varietas unggul yang lebih produktif dan berdaya saing. 

 

Bawang merah merupakan salah satu komoditas hortikultura strategis yang berpengaruh terhadap inflasi dan ketahanan pangan nasional. Data Badan Pangan Nasional menunjukkan proyeksi produksi bawang merah nasional pada 2025 mencapai sekitar 1,43 juta ton, lebih tinggi dibanding kebutuhan konsumsi domestik yang diperkirakan sebesar 1,23 juta ton.  

 

Meski demikian, sektor budidaya bawang merah masih menghadapi berbagai tantangan. Ketua Umum Asosiasi Bawang Merah Indonesia, Dian Alex Chandra, menyebut sejumlah sentra produksi mengalami penurunan hasil panen hingga 30–40 persen pada 2026 akibat cuaca ekstrem. Kondisi tersebut mendorong pentingnya pengembangan varietas yang lebih adaptif dan didukung oleh sumber daya genetik yang kuat.  

 

Baca juga : Mahasiswa Manajemen UNU Jogja Raih Bronze Medal dan Penghargaan Khusus pada OPI 2026

Menjawab tantangan tersebut, Dewi melakukan penelitian terhadap 21 kultivar bawang merah yang telah dirilis Balai Penelitian Tanaman Sayuran (BALITSA) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keragaman dan hubungan kekerabatan genetik bawang merah melalui pendekatan morfologi, kromosom, dan molekuler.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa bawang merah Indonesia memiliki tingkat keragaman genetik yang tinggi. Keragaman tersebut tampak pada karakter daun, umbi, dan akar, serta diperkuat oleh analisis kromosom dan DNA.

“Perbedaan karakter ini dapat menjadi landasan bagi petani maupun pemulia tanaman dalam mengembangkan dan memelihara varietas bawang merah sesuai dengan potensi yang dimiliki masing-masing kultivar,” ujar Dewi.

Baca juga : Alumni SII UNU Jogja Jadi Pengajar Profesional di MCAS Darul Arqam Singapura

Menurutnya, keragaman genetik merupakan modal penting dalam program pemuliaan tanaman karena membuka peluang untuk menghasilkan varietas yang lebih produktif, adaptif terhadap perubahan lingkungan, dan tahan terhadap berbagai tantangan budidaya.

“Penelitian ini diharapkan dapat digunakan dalam program pemuliaan selektif untuk menghasilkan benih unggul yang mampu meningkatkan produksi bawang merah Indonesia,” katanya.

Selain mengungkap keragaman genetik, penelitian tersebut juga memetakan hubungan kekerabatan antar kultivar bawang merah Indonesia. Informasi ini dapat menjadi referensi bagi peneliti dan pemulia tanaman dalam merancang pengembangan varietas baru secara lebih efektif dan terarah.

Temuan tersebut menunjukkan kontribusi akademisi UNU Jogja dalam menghasilkan riset yang tidak hanya memperkaya ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat mendukung pengembangan benih unggul serta memperkuat ketahanan pangan Indonesia di masa depan. [Latifah]

Bagikan

Berita Terkait

UNU Jogja Jajaki Kolaborasi Bersama AFSC/YKPI untuk Penguatan Pemberdayaan Masyarakat dan Jejaring ASEAN

UNU Jogja Jajaki Kolaborasi Bersama AFSC/YKPI untuk Penguatan Pemberdayaan Masyarakat dan Jejaring ASEAN

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 May, 2026 | Durasi. 3 Menit

Adaptif terhadap Industri Global, Fakultas Industri Halal UNU Jogja Gelar Redesain Kurikulum

Adaptif terhadap Industri Global, Fakultas Industri Halal UNU Jogja Gelar Redesain Kurikulum

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 22 May, 2026 | Durasi. 2 Menit

Menuju Realisasi Visi 2045, UNU Yogyakarta Elaborasi Pemikiran Strategis  Para Guru Besar Lintas Disiplin

Menuju Realisasi Visi 2045, UNU Yogyakarta Elaborasi Pemikiran Strategis Para Guru Besar Lintas Disiplin

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 8 May, 2026 | Durasi. 3 Menit

Berita Populer

Hobi Baca Novel Tere Liye, Mahasiswa Informatika UNU Jogja Jadi Runner Up di “Hardiknas Olympiad” untuk Bidang Bahasa Indonesia

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 26 May, 2026 | Durasi. 3 Menit

Dari Perjuangan Merantau hingga Menjadi Kepala CSSD Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 18 May, 2026 | Durasi. 3 Menit

Dari Laboratorium Kampus ke Industri Farmasi Nasional, Alumni UNU Jogja Kini Berkarier di PT Combiphar

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 21 May, 2026 | Durasi. 3 Menit

Alumni SII UNU Jogja Jadi Pengajar Profesional di MCAS Darul Arqam Singapura

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 12 May, 2026 | Durasi. 2 Menit