Peneliti UNU Jogja Kembangkan “Suhada Model” untuk Analisis Kinerja Pekerja Remote
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 17 Jun, 2026
Est. 2 Menit
-1781685140666.jpg?alt=media&token=ac42b011-5a04-44e2-8dcc-06df709d83dc)
Yogyakarta, Indonesia – Peneliti Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) mengembangkan sebuah kerangka analisis baru dalam manajemen sumber daya manusia digital yang diberi nama “Suhada Model”. Suhada Model ini dirancang untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja pekerja jarak jauh atau teleworker di era digital.
Model tersebut merupakan hasil penelitian disertasi Dr. Ir. Suhada, ST., MBA., IPU., QRGP, dosen jurusan Manajemen sekaligus Dekan Fakultas Ekonomi UNU Jogja, yang telah dipublikasikan dalam jurnal internasional terindeks Scopus dan Web of Science, Intangible Capital, dengan judul “From Workspace Spirituality to Performance: How Digital Skills and Innovative Work Behavior Shape Teleworking Outcomes.”
Penelitian ini melibatkan 245 responden teleworker di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang bekerja di berbagai sektor, baik untuk perusahaan dalam negeri maupun klien internasional.
Baca juga : Dosen UNU Jogja Presentasikan Riset Critical Speaking pada Konferensi Internasional AsiaTEFL 2026 di China
Dr. Suhada menjelaskan bahwa selama ini pengukuran kinerja pekerja digital cenderung hanya berfokus pada aspek teknis seperti produktivitas dan keterampilan digital. Namun, hasil penelitiannya menunjukkan bahwa faktor non-teknis juga memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan kerja jarak jauh.
“Transformasi digital tidak cukup hanya dengan teknologi. Yang lebih penting adalah bagaimana organisasi membangun makna kerja, rasa kebersamaan, dan keselarasan nilai bagi pekerja,” ujar Suhada.
Dalam penelitiannya, Suhada Model mengintegrasikan tiga variabel utama, yaitu digital skills, workplace spirituality, dan innovative work behavior, yang kemudian mempengaruhi kinerja teleworker dalam berbagai aspek, termasuk kemampuan adaptasi, kolaborasi digital, dan penyelesaian tugas berbasis teknologi.
Hasil studi menunjukkan bahwa pekerja yang memiliki rasa keterhubungan dengan organisasi serta memahami makna pekerjaannya cenderung memiliki kinerja lebih tinggi dan lebih adaptif terhadap perubahan teknologi.
Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa innovative work behavior berperan sebagai variabel penghubung yang memperkuat hubungan antara makna kerja dan peningkatan kinerja digital.
Menurut Suhada, model ini dapat menjadi acuan bagi perusahaan dan instansi pemerintah yang menerapkan sistem kerja teleworking, Work From Anywhere (WFA), maupun Work From Home (WFH) dalam mengukur kinerja pegawai. Pendekatan ini dinilai lebih relevan dengan karakteristik kerja digital karena tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga memperhatikan aspek manusiawi dalam bekerja.
Baca juga : UNU Jogja Gandeng BRIN dan Industri Bahas Future Skills hingga Hilirisasi Riset
Peneliti menilai, temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan sistem manajemen kinerja baru yang lebih relevan dengan karakteristik dunia kerja modern yang semakin fleksibel dan berbasis digital.
Dengan hadirnya Suhada Model, UNU Jogja berharap dapat memberikan kontribusi akademik sekaligus praktis dalam pengembangan manajemen sumber daya manusia di era transformasi digital, khususnya dalam konteks kerja jarak jauh yang terus berkembang secara global. [Latifah]
Bagikan
Berita Terkait
Ekonom UNU Jogja Usulkan “1 Juta Teleworker Indonesia”, Diproyeksikan Dorong Devisa hingga Triliunan Rupiah
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 19 Jun, 2026 | Durasi. 2 Menit

Piala Dunia 2026, UNU Jogja Ajak Pelaku Ekonomi Kreatif Bangun Brand Lokal
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 18 Jun, 2026 | Durasi. 4 Menit
-1781078506880.png?alt=media&token=36a37910-d345-4ac0-8e68-7506801c98ad)
Melalui Field Study, UNU Jogja Bekali Mahasiswa Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga dengan Pengalaman Akademik dan Kelembagaan
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 10 Jun, 2026 | Durasi. 3 Menit
Berita Populer
Mahasiswi Jurusan Farmasi UNU Jogja Raih Runner Up II dan Best Favorite Duta Kesehatan DIY 2026, Angkat Isu Sanitasi Lingkungan
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 17 Jun, 2026 | Durasi. 4 Menit
Alumni Jurusan Farmasi UNU Jogja Berkiprah di Pusat Krisis Kesehatan Regional Jawa Tengah Kemenkes RI
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 12 Jun, 2026 | Durasi. 2 Menit
Mahasiswa UNU Jogja Raih Juara Harapan 2 Lomba Inovasi Nasional 2026 Lewat Teknologi Penghasil Air Bersih
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 11 Jun, 2026 | Durasi. 3 Menit
Dosen UNU Jogja Presentasikan Riset Critical Speaking pada Konferensi Internasional AsiaTEFL 2026 di China
Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 11 Jun, 2026 | Durasi. 3 Menit
