Member Logo

Decarbonomics Center UNU Jogja Jajaki Kerja Sama Sustainable Cooling Bersama PT Recoolit untuk Dukung Dekarbonisasi

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 3 Jul, 2026

Est. 4 Menit

Decarbonomics Center UNU Jogja Jajaki Kerja Sama Sustainable Cooling Bersama PT Recoolit untuk Dukung Dekarbonisasi

Yogyakarta, Indonesia – Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Jogja) melalui Decarbonomics Center menjajaki kerja sama strategis dengan PT Recoolit Bumi Lestari Indonesia untuk mengembangkan ekosistem Sustainable Cooling dan Decarbonomics sebagai upaya mendukung dekarbonisasi di Indonesia. 

PT Recoolit Bumi Lestari Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan refrigeran bekas (refrigerant recovery) sebagai bagian dari upaya menekan emisi gas rumah kaca. Pengelolaan refrigeran yang tepat dinilai memiliki peran penting dalam mengurangi emisi dari sektor Heating, Ventilation, and Air Conditioning (HVAC), yang menjadi salah satu penyumbang emisi karbon di sektor bangunan, industri, hingga pariwisata. Sementara itu, UNU Jogja memandang isu tersebut sebagai peluang untuk membangun kolaborasi multidisiplin yang mengintegrasikan aspek teknologi, lingkungan, ekonomi, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat.

Baca juga : Dosen UNU Jogja Raih UIII Collaborative Research Grant 2026 untuk Teliti Dinamika Care Berbasis Gender di Sekolah Islam Indonesia dan Singapura

Dalam diskusi tersebut, kedua pihak mengidentifikasi sejumlah isu strategis yang menjadi fokus pengembangan bersama. Isu-isu tersebut meliputi dekarbonisasi sektor HVAC, pengelolaan refrigeran sebagai hidden emission yang selama ini belum banyak diperhitungkan dalam pelaporan emisi, pengembangan konsep Green Tourism through Sustainable Cooling, serta peningkatan literasi mengenai refrigeran, perubahan iklim, dan efisiensi energi bagi teknisi maupun masyarakat. 

Direktur Decarbonomics Center UNU Jogja, Tri Susdinarjanti, mengatakan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem dekarbonisasi yang melibatkan dunia akademik, industri, dan masyarakat. 

"Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama teknis mengenai sistem pendingin atau refrigeran, tetapi upaya membangun ekosistem Sustainable Cooling yang menghubungkan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi. Kami berharap kolaborasi ini menghadirkan solusi dekarbonisasi yang memberi manfaat nyata bagi industri, pemerintah, dan masyarakat," ujarnya. 

Baca juga : Maria Fauzi, Civitas Akademika UNU Jogja, Paparkan Gagasan Humanitarian Islam di Konferensi Internasional Roma

Sejalan dengan itu, Senior Business Development Manager PT Recoolit Bumi Lestari Indonesia, Erik Cahyanta, mengatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam mempercepat penerapan solusi dekarbonisasi di Indonesia 

"Kami berharap kolaborasi dengan UNU Jogja dapat menghubungkan pengalaman industri dengan riset dan pendidikan sehingga menghasilkan inovasi yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat," ujarnya.

Melalui kerja sama tersebut, UNU Jogja berpeluang mengembangkan berbagai program di bidang pendidikan, seperti penyelenggaraan guest lecture, pengembangan kurikulum bersama, program magang mahasiswa, hingga pembentukan Training Center HVAC Sustainability. Program-program tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa dalam bidang keberlanjutan, efisiensi energi, carbon accounting, ESG reporting, dan pengelolaan refrigeran.

Baca juga : UNU Jogja Kembangkan Inovasi Produk Herbal untuk Memperkuat Keberlanjutan Desa Wisata Jamu Kiringan

Di bidang penelitian, kolaborasi akan diarahkan pada berbagai topik strategis, antara lain audit energi gedung, efisiensi sistem HVAC, emisi refrigeran, carbon accounting, digital Measurement, Reporting, and Verification (MRV), pengembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk prediksi konsumsi energi dan kebocoran refrigeran, hingga pengembangan dashboard pemantauan emisi karbon berbasis teknologi digital.

Sementara itu, pada aspek pengabdian kepada masyarakat, kerja sama berpotensi diwujudkan melalui pengembangan program Green Campus, Green School, Green Hotel, Green Pesantren, dan Green UMKM. Berbagai program tersebut mencakup audit energi, audit karbon, edukasi efisiensi energi, pengelolaan refrigeran, hingga pendampingan penerapan teknologi pendingin yang lebih ramah lingkungan.

Salah satu nilai tambah yang diusung UNU Jogja dalam rencana kolaborasi ini adalah pengembangan konsep Islamic Decarbonomics. Pendekatan tersebut mengintegrasikan prinsip-prinsip ekonomi syariah dengan agenda dekarbonisasi melalui pengembangan Green Waqf, Green Zakat, ESG Syariah, serta ekonomi sirkular sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan nilai-nilai Islam.

Baca juga : Bangun Budaya Kampus Tangguh Bencana, UNU Jogja Perkuat Sistem Proteksi Kebakaran Bersama BPBD DIY

Kolaborasi ini juga dirancang untuk mendukung implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada bidang pendidikan berkualitas, energi bersih dan terjangkau, inovasi, kota berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, penanganan perubahan iklim, serta penguatan kemitraan.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak merancang roadmap kolaborasi yang dimulai dari penyusunan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (MoA), penyelenggaraan seminar nasional bertema Sustainable Cooling, pelaksanaan guest lecture, identifikasi proyek percontohan, hingga pengembangan pusat pelatihan Sustainable Cooling di UNU Jogja. 

“Ke depan, kolaborasi ini diharapkan mampu membangun ekosistem dekarbonisasi yang menghubungkan dunia akademik, industri, dan masyarakat dalam menghasilkan inovasi yang memberikan dampak nyata terhadap upaya pengurangan emisi karbon di Indonesia,” pungkas Tri.  [Latifah]

Bagikan

Berita Terkait

Penelitian Dosen UNU Jogja tentang Bahasa Arab dan ChatGPT Bakal Dipresentasikan di Konferensi Asia Tenggara

Penelitian Dosen UNU Jogja tentang Bahasa Arab dan ChatGPT Bakal Dipresentasikan di Konferensi Asia Tenggara

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 25 Sep, 2026 | Durasi. 3 Menit

Living Labs Banda Neira, Inovasi Kolaboratif UNU Jogja Berikan Dampak Nyata ke Timur Indonesia

Living Labs Banda Neira, Inovasi Kolaboratif UNU Jogja Berikan Dampak Nyata ke Timur Indonesia

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 9 Sep, 2026 | Durasi. 4 Menit

Prodi Agribisnis UNU Jogja dan IPB University Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Wakaf Agraria

Prodi Agribisnis UNU Jogja dan IPB University Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Wakaf Agraria

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 8 Sep, 2026 | Durasi. 4 Menit

UNU Jogja dan INSIMA Gelar Konferensi Internasional, Hadirkan Akademisi dari Benua Asia hingga Eropa

UNU Jogja dan INSIMA Gelar Konferensi Internasional, Hadirkan Akademisi dari Benua Asia hingga Eropa

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 7 Sep, 2026 | Durasi. 4 Menit

Berita Populer

Mewakili DIY, Agung Putra Darmara, Mahasiswa Prodi Manajemen UNU Jogja Raih Juara Harapan 2 Duta Genre Indonesia 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 25 Sep, 2026 | Durasi. 6 Menit

Mahasiswa UNU Jogja Lolos Seleksi Program P2MW dan Peserta KMI Expo XVII Tahun 2026

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 15 Sep, 2026 | Durasi. 3 Menit

Mahasiswa dan Alumni UNU Jogja Ikuti Coinfest Asia 2026, Bersama Techie 90 Negara Tentukan Arah Pengembangan Teknologi dan Industri Digital Dunia

Diterbitkan oleh Latifatussolikhah, 26 Aug, 2026 | Durasi. 4 Menit

Frequently Asked Questions (FAQ): BEASISWA TALENTA LESTARI 2026

Diterbitkan oleh Intan Agisti Nila Sari, 21 Jul, 2026 | Durasi. 9 Menit